Bisnis Kuliner Mantan Chef

Berjuang di Tengah Pandemi, Mantan Chef Hotel Ini Jualan Pukis di Pinggir Jalan

Riska Fitria - detikFood Kamis, 02 Sep 2021 18:30 WIB
Berjuang di Tengah Pandemi, Mantan Chef Hotel Ini Jualan Pukis di Pinggir Jalan Foto: Instagram @maztajab_pukis
Jakarta -

Terkena dampak pandemi COVID-19, mantan chef di sebuah hotel di Jakarta ini alih profesi buka usaha sendiri. Ia berjualan kue pukis di pinggir jalan.

Berjualan makanan agaknya menjadi jalan pintas bagi orang-orang yang terkena dampak pandemi COVID-19. Sebab pandemi COVID-19 menyebabkan banyak perusahaan yang mengalami penurunan di bidang ekonomi.

Karena itulah mereka terpaksa mengurangi karyawan, sehingga membuat beberapa orang kehilangan pekerjaan. Hal itulah yang dialami oleh seorang pria bernama Mustajab yang berasal dari Cilacap, Jawa Tengah.

Baca Juga: Keren! 5 Mantan Chef Ini Jualan Chinese Food di Gerobak hingga Halaman Rumah

Berjuang di Tengah Pandemi, Mantan Chef Hotel Ini Jualan Pukis di Pinggir JalanBerjuang di Tengah Pandemi, Mantan Chef Hotel Ini Jualan Pukis di Pinggir Jalan Foto: YouTube Budi CicipKuliner

Kisahnya Mustajab menarik perhatian banyak orang setelah dibagikan oleh channel YouTube Budi CicipKuliner (27/07). Dalam video tersebut, Budi berbagi pengalaman saat membeli pukis di gerai Mustajab.

Kepada detikcom (09/02) Mustajab mengatakan bahwa dirinya dulu ia sering bekerja di berbagai restoran. Terakhir ia bekerja sebagai chef di sebuah hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Biasanya kalau memasak ya biasa masak Western, Java food, Chinese food, kadang masak Padang. Tergantung orderan tamu pas lagi ada even,"ujar Mustajab.

Namun sayang, belum sampai 1 tahun, pandemi COVID-19 pun datang. Kemudian adanya aturan pembatasan yang membuat sektor perhotelan jadi macet.

Berjuang di Tengah Pandemi, Mantan Chef Hotel Ini Jualan Pukis di Pinggir JalanBerjuang di Tengah Pandemi, Mantan Chef Hotel Ini Jualan Pukis di Pinggir Jalan Foto: YouTube Budi CicipKuliner

"Lama-lama pandemi semakin parah dan PSBB diperpanjang terus. Hotel belum bisa buka akhirnya hotel kolaps dan gulung tikar akhirnya hotel dijual dan otomatis karyawan banyak yang di-PHK, termasuk saya," tutur Mustajab.

Namun, kondisi itu tidak membuat Mustajab menjadi patah semangat. Mustajab akhirnya mendirikan usahanya sendiri dengan berjualan kue pukis. Gerainya pun sangat sederhana, hanya berupa meja dan payung di pinggir jalan.

Mustajab berjualan di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat tepatnya jalan Bendungan Jago Raya di depan gedung sekolah SDN 03/01 Utan Panjang. Ada banyak varian kue pukis yang ditawarkan oleh Mustajab.

Mulai dari rasa original, pandan dan strawberry. Sementara pilihan toppingnya ada keju dan juga cokelat meses. Mustajab membanderol harga kue pukisnya adalah sekitar Rp 1.000 per buah.

Namun, Mustajab juga menawarkan paket mika kecil seharga Rp 5.000 dengan isian 6 kue. Dan ada juga paket mika besar dengan harga Rp 10.000 dengan isian 10 kue. Mustajab mengatakan bahwa proses memasak kue pukis terbilang mudah.

Hanya membutuhkan waktu 3 menit sampai kue pukisnya matang. Lebih lanjut, ia juga menceritakan bahwa usaha pukisnya ini sudah berjalan selama 1 tahun. Memulai usaha baru di tengah pandemi ini juga menjadi tantangan tersendiri.

Berjuang di Tengah Pandemi, Mantan Chef Hotel Ini Jualan Pukis di Pinggir JalanBerjuang di Tengah Pandemi, Mantan Chef Hotel Ini Jualan Pukis di Pinggir Jalan Foto: Instagram @maztajab_pukis

Usahanya tak selalu ramai karena adanya aturan PPKM yang terus diperpanjang. Namun, meski begitu, Mustajab tetap berusaha. Bahkan ia juga nyambi menjadi YouTuber dengan channel bernama Mas Jiteng.

"Waini, berani move on di masa pandemi, semangat untuk abangnya, semoga laris manis dagangannya, tetap berjuang, hasilnya serahkan saja sama Tuhan," tulis netizen.

"Selalu semangat buat mas Mustajab. Mantan chef tapi mau jualan kue pukis semoga jualannya semakin laris. buat mas Budi sukses selalu untuk channelnya," tulis netizen lainnya.

Baca Juga: Mantan Chef Hotel Bintang 5 Ini Sukses Jualan Nasi Kebuli hingga Ayam Panggang



Simak Video "Nasi Berkat, Berkah Mengenyangkan di Tengah Pandemi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com