Miris! 5 Negara Ini Warganya Masih Mengais Sisa Makanan di Tempat Sampah

Sonia Basoni - detikFood Jumat, 16 Jul 2021 16:00 WIB
Pagpag Foto: Site News

3. Lebanon

Duncan Wanjohi, right, and Kelvin Kimani, center, scavenge for recyclable materials on Sunday, March 28, 2021, from Dandora, the largest garbage dump in Kenya's capital of Nairobi. Their protective medical suits were found among material thrown away from hospitals. An estimated 20 million people around the world help keep cities clean by scavenging through landfills and dumps. Experts say these trash pickers, who sometimes toil alongside paid municipal sanitation workers, provide a vital service, yet they usually are not on a priority list for coronavirus vaccines.Ilustrasi tempat pembuangan sampah. Foto: AP Photo

Masih dalam krisis dan konflik yang tidak berkesudahan. Lebanon masuk ke dalam jajaran negara yang cukup kesulitan masalah makanan.

Bahkan menurut CNN Edition (15/07), pada bulan ramadhan lalu, kebanyakan orang-orang di Lebanon berbuka puasa dengan makanan sisa dari tempat sampah. Terutama para pengungsi, mereka harus makan dan minum dari tempat sampah.

Kesulitan uang dan tak ada lapangan pekerjaan, membuat orang-orang ini tak memiliki pilihan lain. Selain mencari sisa makanan dan minuman dari tempat sampah.

4. Yaman

Sama seperti Lebanon, Yaman juga mengalami krisis kelaparan karena konflik panjang yang terus berlanjut. Meski korban sudah berjatuhan tapi fenomena menyedihkan ini masih berlanjut.

Dilansir dari Al Jazeera (15/07), jika warga di Yaman sudah tak memiliki pilihan lain untuk bertahan hidup. Mereka mau tak mau mengandalkan tempat sampah. Dari tempat sampah mereka bisa menemukan sisa-sisa makanan yang sebenarnya sudah tak layak untuk dikonsumsi.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Ini Alasan KFC Tak Gunakan Sedotan Plastik Lagi"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com