Ajak Kepiting Jalan-jalan di Taman, Pemilik Resto Seafood Minta Maaf

Devi Setya - detikFood Kamis, 24 Jun 2021 13:30 WIB
Sebelum Dimasak, Kepiting di Restoran Seafood Ini Diajak Jalan-jalan Foto: Must Share News
Jakarta -

Heboh soal kepiting yang diajak berjalan-jalan di taman agar dagingnya tetap tebal saat dimasak. Pemilik resto seafood angkat bicara.

Belum lama ini sebuah resto seafood di Singapura menjadi perbincangan publik. Para pegawainya terlihat membawa kepiting jalan-jalan di taman sebelum memasaknya jadi makanan. Hal ini memicu perdebatan publik.

Dilansir dari Mothership (24/6) resto House of Seafood yang berlokasi di Punggol, Singapura ini tampak mengajak beberapa kepiting berjalan-jalan dengan mengenakan tali pengait. Sekilas mirip anjing yang sedang diajak berjalan keliling taman. Aksi ini direkam pada 18 Juni 2021.

Ajak Kepiting Jalan-jalan di Taman, Pemilik Resto Seafood Minta MaafAjak Kepiting Jalan-jalan di Taman, Pemilik Resto Seafood Minta Maaf Foto: mothership

Ternyata kegiatan jalan-jalan membawa kepiting ini dianggap sebagai kekejaman terhadap hewan. Melihat respon yang sangat viral di media sosial, pemilik restoran, Francis Ng meminta maaf perihal kejadian ini.

Apda 22 Juni, Ng melakukan siaran langsung lewat Facebook untuk mengklarifikasi sekaligus meminta maaf kepada publik. Dalam siaran ini Ng mengaku kasihan melihat kepitingnya dikurung dalam kandang selama seharian. Jadi ia berinisiatif mengajak 6 ekor kepiting ini untuk berjalan-jalan.

Ng juga mengatakan kepiting ini diajak jalan-jalan hanya selama lima menit saja. Empat ekor kepiting juga diikat dengan alasan agar capitnya tidak melukai orang.

Saat berjalan-jalan pun Ng tidak membiarkan orang menyentuh atau bermain dengan kepitingnya. Alasannya karena khawatir kalau kepiting ini akan stres. Ia mengklarifikasi bahwa kepiting yang diajak berjalan-jalan ini tidak dijual di restoran tetapi dibawa pulang.

Sebelum Dimasak, Kepiting di Restoran Seafood Ini Diajak Jalan-jalanSebelum Dimasak, Kepiting di Restoran Seafood Ini Diajak Jalan-jalan Foto: Must Share News

Setelah insiden ini, restoran seafood milik Ng langsung ramai diserbu pembeli. Banyak yang mengeluh soal lamanya pelayanan, termasuk saat memesan menu kepiting.

Ng kembali menjelaskan soal lamanya menu kepiting diolah bukan karena kepiting-kepiting ini diajak berjalan-jalan lebih dulu sebelum dimasak. Alasannya karena proses persiapan yang memakan waktu, sebab kepiting diolah dalam keadaan hidup.

"Kepiting kami masih hidup, jadi perlu waktu lama untuk memasaknya. Kami menyarankan untuk melakukan reservasi sebelum datang ke resto," ujar Ng.

Sebelumnya, resto seafood ini viral di media sosial karena para pegawai resto terlihat mengajak kepiting jalan-jalan. Orang-orang menduga kepiting ini diajak keliling taman agar dagingnya tetap padat dan kepiting tetap gemuk saat diolah jadi makanan.

Aksi ini juga sempat memancing reaksi dari para pencinta hewan. Mereka menganggap hal ini sebagai bentuk kekejaman pada hewan.



Simak Video "Bikin Laper: Aneka Resto Seafood Lezat di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com