'Dry Scooping', Tren Makan Protein Bubuk yang Berbahaya di TikTok

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 10 Jun 2021 15:30 WIB
‘Dry Scooping’, Tren Makan Protein Bubuk yang Berbahaya di TikTok Foto: TikTok/Fox
Jakarta -

Munculnya tren 'dry scooping' di TikTok membuat banyak orang penasaran. Tren makan protein bubuk ini bisa berbahaya untuk kesehatan hingga sebabkan serangan jantung.

Bubuk protein atau protein shake biasanya digunakan banyak binaragawan, atlet hingga orang-orang yang tengah membentuk badan mereka sebelum berolahraga. Minuman yang satu ini bekerja untuk membangun otot, memperbaiki jaringan serta menurunkan berat badan.

Dilansir dari Fox News (09/06), baru-baru ini muncul tren aneh terbaru yang cukup berbahaya bagi kesehatan di TikTok. Namanya 'Dry Scooping', tren ini mengajak orang-orang untuk memakan bubuk protein atau protein shake tanpa diseduh.

Baca Juga: Duh, Tren Tantangan Makan Jelly di TikTok Ini Bisa Bikin Tersedak!

'Dry Scooping', Tren Makan Protein Bubuk yang Berbahaya di TikTok'Dry Scooping', Tren Makan Protein Bubuk yang Berbahaya di TikTok Foto: TikTok/Fox

Mereka langsung memakan bubuk itu dan menelannya, tanpa tambahan air atau cairan lainnya. Meski terlihat biasa saja, tapi ternyata banyak efek samping yang hadir dari makan bubuk protein tanpa air. Cara ini dinilai lebih mudah dan praktis, dibandingkan orang-orang harus menyeduh bubuk protein tersebut menjadi susu atau shake.

Bahkan salah satu pengguna TikTok yang mengikuti tren ini mengaku bahwa dia terkena serangan jantung, setelah memakan bubuk protein tersebut.

Efek samping yang berbahaya ini dikonfirmasi oleh para dokter. Jika bubuk protein ini dikonsumsi dalam kadar kafein yang tinggi di tubuh, serangan jantung hingga stroke bisa saja terjadi.

"Tren ini mirip seperti tren diet ekstrem yang banyak dilakukan orang-orang sekarang. Selain menghemat waktu, mereka percaya bahwa memakan bubuk protein tanpa diseduh, bisa meningkatkan performa mereka saat aktivitas fisik. Mereka berpikir bahwa bubuk protein ini memasuki aliran darah lebih cepat, dibandingkan minuman protein lainnya," jelas Dokter Satjit Bhusri, selaku ahli kardiologi.

'Dry Scooping', Tren Makan Protein Bubuk yang Berbahaya di TikTok'Dry Scooping', Tren Makan Protein Bubuk yang Berbahaya di TikTok Foto: TikTok/Fox

Ditambah banyak minuman protein yang mengandung kafein tinggi, tarine, asam amino dan beberapa suntikan nutrisi vitamin lainnya.

"Dengan menelan bubuk protein kering, bubuk ini masuk langsung dari kerongkongan ke perut. Karena bubuk ini tidak diencerkan, masuknya pun cepat ke aliran darah. Sehingga kaitannya bisa memicu peningkatan adrenalin secara tiba-tiba, dan membuat jantung bekerja lebih keras," lanjut Dokter Satjit.

Kondisi ini tentunya sangat berbahaya, terutama bagi orang-orang yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki penyakit arteri koroner, atau kesehatan jantung lainnya.

"Intinya tren dry scooping ini sama sekali tidak ada manfaatnya. Pilih lah alternatif lain seperti program diet sehat dan pola olahraga yang terstruktur, tentunya hasil serupa akan cepat tercapai tanpa perlu bantuan menelan bubuk protein kering," ingat Dokter Satjit.

"Selain itu hasilnya juga kesehatan tubuh akan meningkat. Semua yang alami dan natural, akan membuat jantung lebih rileks dan menurunya risiko penyakit jantung," pungkas Dokter Satjit.

Sebelum tren 'Dry Scooping', muncul 'Blue Poop Challenge' di TikTok. Tantangan feses berwarna biru yang ngetren di media sosial beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Blue Poop Challenge, Tantangan Feses Berwarna Biru yang Ngetren di TikTok



Simak Video "Icip-icip Sandwich Subway di Citos"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com