Sejarah Kikkoman, Merek Kecap Jepang Sejak 1917 yang Mendunia

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 18 Mei 2021 07:00 WIB
Sejarah Kikkoman, Merek Kecap Jepang Sejak 1917 yang Mendunia Foto: South China Morning Post

Bahan pembuatan kecap Kikkoman

Sejarah Kikkoman, Merek Kecap Jepang Sejak 1917 yang MenduniaSejarah Kikkoman, Merek Kecap Jepang Sejak 1917 yang Mendunia Foto: South China Morning Post

Kikkoman mengusung konsep pembuatan kecap secara alami. Bahan dasarnya hanya 4 yaitu kacang kedelai, gandum, air, dan garam.

Proses pembuatan kecap asin melalui tahap brewing layaknya wine berkualitas. Awalnya, gandum dipanggang dan dihancurkan. Kemudian kacang kedelai dikukus sampai lembut.

Dua bahan ini kemudian dipadukan komponen ketiga yaitu Kikkoman's Aspergillus, mikroorganisme yang berperan sebagai starter benih. Campuran ini dibudidayakan selama 3 hari pada suhu konstan sekitar 40 derajat Celcius.

Kelembapannya juga diatur pada tingkat 100 persen sampai membentuk adonan kering bernama koji. Selanjutnya koji dicampurkan dengan larutan garam dan air untuk membentuk adonan kental yang difermentasi dalam tangki logam besar selama 6 bulan.

Di proses ini, enzim bekerja untuk menciptakan aroma khas. Kemudian ada peran dari asam amino dan gula yang bertugas menciptakan rasa umami khas kecap Jepang Kikkoman.

Baca Juga: Tanpa Campuran Pewarna, Kecap Asin di Jepang Ini Warnanya Merah!

Kecap Kikkoman dinilai serba guna

Sejarah Kikkoman, Merek Kecap Jepang Sejak 1917 yang MenduniaSejarah Kikkoman, Merek Kecap Jepang Sejak 1917 yang Mendunia Foto: South China Morning Post

Meski rasa utama kecap Jepang adalah karakter umami, namun Kikkoman menciptakan beberapa jenis kecap untuk memenuhi selera orang-orang di berbagai wilayah Jepang.

Di Kyoto dan Osaka, misalnya, kecap asinnya dibuat lebih asin dengan tambahan garam sedikit lebih banyak. Hasilnya, kecap asin berwarna lebih terang.

Lalu untuk penggunaannya, chef Jepang bernama Hidekazu Tojo yang berbasis di Kanada mengatakan, Kikkoman adalah kecap serba guna dan berkualitas.

"Kikkoman selalu jadi favorit untuk sifatnya yang serba guna dan rasanya yang enak. Kikkoman telah terbukti mampu menghadirkan kualitas produk shoyu yang dibuat secara teliti, namun dengan skala yang besar," kata chef Hidekazu Tojo.

Diversifikasi produk

Kikkoman seiring waktu semakin berkembang. Perusahaan menambah produk yang diproduksi. Mulai dari saus masak, bumbu, susu kedelai, sake, wine, hingga saus tomat.

Kikkoman juga kini fokus melihat perubahan tren selera orang Jepang. Mereka menyadari kalau ada perubahan selera orang Jepang yang kini menyukai rasa lebih lembut dan mencari alternatif kecap yang lebih sehat.

Karenanya saat ini Kikkoman fokus mengembangkan produknya untuk memenuhi dua kebutuhan pasar itu. Tak heran, kalau penjualan bersih Kikkoman di tahun 2020 mencapai USD 4,3 miliar!

Baca Juga: Canggih! Kini Ada Kecap Asin Tanpa Warna alias Bening Transparan

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com