10 Makanan Ini Mudah Rusak dan Basi Saat Sudah Dibuka

Diah Afrilian - detikFood Jumat, 26 Mar 2021 08:00 WIB
White rice in bowl Foto: Getty Images/iStockphoto/Amarita
Jakarta -

Tak semua makanan atau bahan makanan memiliki masa simpan yang lama. Sepuluh makanan ini, misalnya, mudah rusak atau cepat basi saat sudah dibuka.

Mengetahui daya simpan bahan makanan adalah hal penting yang perlu dipahami konsumen. Simak beberapa bahan makanan yang mudah rusak berikut ini agar kamu tak keliru lagi menyimpannya.

Saat membeli bahan makanan di supermarket, mengetahui daya simpan bahan makanan menjadi hal yang harus dipahami dengan benar. Hal ini akan membantu untuk mengetahui kapan makanan tersebut akan rusak dan seperti apa cara menyimpan yang seharusnya.

Ketika konsumen tidak mengerti tentang daya simpan makanan ini akan sangat berbahaya karena beberapa makanan butuh perlakuan khusus untuk disimpan. Kesalahan menyimpan makanan atau ketidaktahuan tentang daya simpan bahan makanan bisa saja menyebabkan keracunan yang membahayakan kesehatan.

Ahli keamanan pangan, Natalie Seymour dan Donald Schaffner, Ph.D. selaku profesor mikrobiologi makanan di Rutgers University juga merekomendasikan untuk memahami dengan baik cara menyimpan makanan untuk mencegah limbah makanan kian menumpuk.

Selain itu, penting juga untuk mengetahui ciri-ciri makanan yang sudah mulai rusak atau membusuk guna mencegah makanan yang tidak layak termakan.

Berikut ini ada 10 bahan makanan yang mudah rusak dan harus diperhatikan penyimpanannya menurut Food and Wine (19/3) :

1. Kopi atau Teh

Glass cup with fresh green tea and mint.Glass cup with fresh green tea and mint. Foto: Getty Images/iStockphoto/DevMarya

Teh atau kopi yag telah diseduh harus langsung segera disimpan ke dalam kulkas jika tidak ingin langsung diminum. Pasalnya dua minuman ini rentan menurun kualitasnya saat sudah jadi minuman.

"Kandungan pH yang ada pada teh atau kopi yang sudah diseduh pada suhu ruang tidak memiliki keasaman yang cukup untuk mencegah bakteri atau kuman untuk tumbuh," kata Seymour.

2. Tepung

Tepung, terutama yang terbuat dari gandum dan biji-bijian, akan mudah rusak jika penyimpanannya salah. Gandum dan biji-bijian secara alami mengandung minyak yang bahkan mungkin masih bisa keluar ketika mereka sudah menjadi tepung.

Ketika tepung sudah mulai lembab, tepung akan menjadi sangat mudah untuk menjadi tempat pertumbuhan dan perkembangan kuman dan bakteri yang berbahaya. Tepung kemungkinan akan bertahan sekitar 6 bulan, ketika sudah melewati waktu tersebut sebaiknya jangan digunakan lagi.

3. Saus Tomat

Sebagian besar kondimen atau pelengkap cenderung dapat bertahan lebih lama. Jika disimpan pada kulkas bahkan dapat bertahan mulai dari 6 hingga 12 bulan, termasuk saus tomat.

Saus tomat masih bisa tahan disimpan dalam kulkas bahkan setelah melewati tanggal kedaluwarsa. Hanya saja, rasanya mungkin sudah berubah dan menurun dari ketika masih segar.

4. Daging

Sliced grilled tenderloin Steak roastbeef on wooden cutting board and Red wine on dark backgroundSliced grilled tenderloin Steak roastbeef on wooden cutting board and Red wine on dark background Foto: Getty Images/iStockphoto/Lisovskaya

Selain memperhatikan tanggal kedaluwarsa dan 'baik digunakan sebelum', tanggal membuka kemasan juga wajib diperhatikan. Beberapa bahan makanan justru akan lebih terpengaruh kualitasnya pada tanggal setelah kemasannya dibuka.

Misalnya pada daging dan olahan daging sebenarnya hanya dapat bertahan selama 7 hari setelah kemasannya dibuka. Lebih dari waktu tersebut bakteri Listeria monocytogenes akan sangat subur untuk berkembang di dalamnya.

Baca Juga: Stop! Ini 5 Kesalahan Menyimpan Makanan yang Sering Dilakukan

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan sangat sensitif terhadap oksigen dan udara. Kacang yang masih tertutup rapat dan disimpan di dapur mungkin akan mampu bertahan hingga 6 bulan setelah tanggal kedaluwarsa yang tercetak di kemasannya. Kacang beku bahkan mampu bertahan hingga 2 tahun.

Tetapi ketika sudah dibuka, kacang tidak cukup tahan untuk disimpan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini disebabkan oleh oksidasi yang dialami kacang akan dengan cepat mengubah rasanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Jemunak, Makanan Khas Magelang yang Hanya Ada Tiap Ramadhan"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com