Harum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun Lalu

Luthfi Baihaqy - detikFood Senin, 22 Mar 2021 07:00 WIB
Harum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun Lalu Foto: Luthfi Baihaqy/detikcom
Malang -

Kue putu atau puthu buatan Puthu Lanang ini sangat legendaris di Malang. Terkenal dengan rasa legit dengan taburan kelapa parut segar.

Menyebut kue putu warga Malang akan teringat Kue Puthu Lanang. Sesuai dengan namanya kue putu ini merupakan adonan tepung beras, kelapa dan gula merah yang dicetak dalam bumbung atau potongan bambu mungil.

Kemudian dikukus dalam kukusan panas hingga matang. Baru kemudian disajikan dengan taburan kelapa parut. Salah satu penjual kue putu legendaris di Malang adalah Puthu Lanang.

Selain menjual kue putu yang dibuat segar dan dikukus di tempat, Puthu Lanang juga menjual kue lupis, cenil dan klepon. Usaha ini ada sejak 1935 yang dirintis oleh Bu Supiah. Saat ini usaha ini diteruskan oleh generasi penerusnya, Rini.

Harum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun LaluHarum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun Lalu Foto: Luthfi Baihaqy/detikcom

Uniknya kue putu ini dijual di atas gerobak dorong dalam sebuah gang buntu. Kamu dapat menjumpai kue putu ini di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Klojen, Malang.

Kepada detikcom (17/03) Rini mengungkapkan bahwa alasannya tetap mempertahankan berjualan di gang buntu tersebut. Ia ingin agar semua kalangan dapat menikmati kue putu buatannya.

Adonan kue putu terbuat dari tepung beras yang diselep atau ditumbuk sendiri oleh Rini dan pegawainya. Jika penjual putu umumnya tidak memberi warna, putu buatan Puthu Lanang warnanya hijau cantik.

Ini karena mereka memakai daun pandan sebagai pewarna alami. Hal ini membuat aroma dari kue putu saat dikukus menguar sangat harum enak.

Harum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun LaluHarum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun Lalu Foto: Luthfi Baihaqy/detikcom

Adonan kue putu dimasukkan dalam potongan bambu dengan isian parutan gula merah yang manis. Kemudian dikukus selama 3 hingga 5 menit. Aroma harum dari daun pandan menguap di udara diiringi bunyi tuuut... yang khas.

Yang menarik saus gula merah atau juruh yang dipakai Rini untuk kue lupis dan cenil ini sangat kental, mirip karamel. Mulur mengalir kental karena terbuat dari gula aren yang wangi. Saus ini membuat lupis jadi legit enak.

Inilah yang membuat pembeli rela mengantre dan sejak 86 tahun lalu tak pernah surut dibeli dari generasi ke generasi. Tak sabar rasanya ingin cepat merasakan sensasi empuk legit kue ini.

Harum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun LaluHarum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun Lalu Foto: Luthfi Baihaqy/detikcom

Hangat, manis legit, lumer ketika digigit, nikmat sekali. Ditambah taburan parutan kelapa segar yang gurih renyah. bisa jadi penghangat di tengah dinginnya Malang di malam hari.

Selain kue putu, di sini juga menyediakan jajanan lupis, cenil, dan klepon yang bisa kamu cobain. Seluruh menu jajanan tradisional di sini dijual dengan harga Rp 10.000 tiap porsinya.

Lupis terbuat dari beras ketan dibungkus dalam daun pisang seperti lontong. Menurut Rini kue lupis ini direbus selama 10 jam, sehingga lupis ini mampu bertahan hingga 4-5 hari sehingga dapat dikirim ke luar kota juga. Dalam sehari Rini mampu menghabiskan 25 kg beras ketan.

Sedangkan, cenil merupakan olahan dari tepung tapioka yang diberi pewarna merah berbentuk uliran yang kenyal saat digigit. Dalam sehari Rini mampu menghabiskan 15 kg tepung tapioka untuk adonan cenil.

Harum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun LaluHarum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun Lalu Foto: Luthfi Baihaqy/detikcom

Selain itu juga ada klepon, jajanan terbuat dari tepung beras ketan, berbentuk bulat dengan isian parutan gula merah, ditaburi parutan kelapa. Manis legit gula merah muncrat ketika digigit dalam mulut.

Ditemani dengan tiga pegawainya, tangan Rini sangat cekatan dalam melayani konsumennya. Jajanan legendaris ini dibungkus dalam sebuah daun pisang sehingga membuat aroma kue semakin sedap.

Dalam sehari Kue Puthu Lanang mampu menjual 700 hingga 800 porsi. Di rumahnya, Rini juga menerima pesanan untuk acara-acara, Rini membatasi untuk menerima pesanan hanya 15-20 tampah kue dalam sehari. Biasanya kue dibentuk menjadi sebuah tumpeng, ada tiwul dan gatot juga.

Harum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun LaluHarum Legit Puthu Lanang yang Kondang Sejak 86 Tahun Lalu Foto: Luthfi Baihaqy/detikcom

Kualitas bahan dan cita rasa yang dipertahankan sehingga jajanan ini diminati oleh banyak kalangan. Kue Puthu Lanang biasa dipesan untuk acara pemerintah, kampus, dan kegiatan lain. Bahkan Kue Puthu milik Rini ini juga sudah pernah dicicipi oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Kalau kamu ingin merasakan kue putu yang legendaris ini, sebaiknya datang di sore hari. Pukul 16.00 antrian sudah padat mengular memburu jajanan legit manis ini. Biasanya kue ludes habis sekitar pukul 20.00. Jadi jangan sampai kehabisan ya!

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com