7 Mitos Keliru Tentang Microwave yang Tidak Perlu Kamu Percaya

Diah Afrilian - detikFood Selasa, 09 Mar 2021 18:30 WIB
7 Mitos Keliru Tentang Microwave yang Tidak Perlu Kamu Percaya Foto: Getty Images/mixetto

6. Memanaskan Air Tidak Berbahaya

Food and Drug Administration memperingatkan bahwa memanaskan air dengan microwave dapat menyebabkan luka bakar serius. Microwave akan memanaskan air, misalnya untuk membuat teh, dengan suhu yang sangat tinggi.

Ketika air sudah mendidih pada suhu 100 derajat Celcius, biasanya akan terlihat gelembung udara dan uap panas keluar melalui bagian atasnya. Tetapi jika memanaskan air dalam cangkir dengan microwave, gelembung-gelembung tersebut tidak akan terbentuk dan panasnya akan membuat gelas ikut terbakar. Karenanya disarankan tidak memanaskan air dalam microwave.

7. Microwave Menghilangkan Nutrisi Makanan

7 Mitos Keliru Tentang Microwave yang Tidak Perlu Kamu Percaya7 Mitos Keliru Tentang Microwave yang Tidak Perlu Kamu Percaya Foto: Getty Images/mixetto

Mitos yang banyak dipercaya lainnya mengatakan bahwa memasak sayuran dengan menggunakan microwave akan berdampak pada penghilangan nutrisi dari sayuran tersebut. Beberapa kepercayaan juga mengatakan bahwa memanaskan sayuran yang mengandung nitrat dapat mengubah nutrisi senyawa menjadi karsinogenik.

Tetapi hal ini dipatahkan oleh penelitian yang mengatakan bahwa memasak makanan dengan kandungan nitrat menggunakan microwave menghasilkan jumlah karsinogenik yang paling rendah. Menurut suatu penelitian yang dilakukan pada tahun 2010, memasak sayuran seperti brokoli dan kecambah dengan microwave sebenarnya mempertahankan nutrisi dari sayuran tersebut.

Baca Juga: Ini 10 Mitos Soal Memasak yang Tak Perlu Diikuti (1)

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua

(adr/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com