Wah! Tulang Babi untuk Kaldu Ramen Bisa Atasi Limbah Nuklir

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 11 Feb 2021 12:30 WIB
Wah! Tulang Babi untuk Kaldu Ramen Bisa Atasi Limbah Nuklir Foto: Getty Images/iStockphoto/billnoll
Jakarta -

Siapa sangka di balik kenikmatan semangkuk ramen, ada bahan yang bermanfaat untuk bidang lain. Peneliti ungkap tulang babi bisa bersihkan kontaminasi radioaktif!

Di antara semua jenis ramen yang ada di Jepang, ramen dengan kuah tulang babi (tonkotsu) menjadi yang paling populer. Teksturnya creamy dengan rasa gurih yang kuat.

Dikutip dari Sora News 24 (10/2), baru-baru ini seorang pencinta ramen sekaligus peneliti bernama Yurina Sekine menemukan fakta menarik seputar ramen tonkotsu.

Sekine bersama Badan Tenaga Atom Jepang bereksperimen dengan kuah tonkotsu. Mereka meminta beberapa potongan tulang dari gerai ramen terdekat, kemudian mulai melakukan eksperimen.

Sebelumnya para peneliti telah menemukan bahwa tulang hewan seperti tulang babi dan sapi, secara khusus bagus dalam menyerap senyawa radioaktif. Namun sampai sekarang belum ada pihak yang mengaplikasikan temuan ini.

Wah! Tulang Babi untuk Kaldu Ramen Bisa Atasi Limbah NuklirWah! Tulang Babi untuk Kaldu Ramen Bisa Atasi Limbah Nuklir Foto: Getty Images/iStockphoto/billnoll

Sekine pertama merebus tulang babi untuk menyingkirkan kandungan lemak dan kolagen di dalamnya. Kemudian ia merendam tulang babi dalam baking soda.

Baca Juga: Unik! Cocktail Ini Diracik dengan Rasa Ramen Tonkatsu yang Gurih

Hasil akhirnya tulang tersebut seperti serat-serat yang menyerupai sumsum. Kandungan asam karbonat-nya yang tinggi mampu menarik strontium radioaktif yang ditemukan dalam limbah nuklir dan logam berat kadmium dan timbal.

Serat-serat dari tulang babi itu dapat dengan mudah ditempatkan ke dalam air atau tanah yang terkontaminasi radioaktif. Misalnya saja di wilayah sekitar Pabrik Nuklir Fukushima Daiichi.

Selain itu, serat-serat tulang babi dapat membantu mempercepat proses pemurnian air atau tanah dengan menyerap beberapa elemen paling berbahaya yang ditemukan dalam limbah nuklir.

Ditambah lagi dengan manfaat lainnya dimana metode dekontaminasi ini juga bantu mengurangi limbah makanan. Seperti diketahui, industri makanan di seluruh dunia menghasilkan sekitar 7,5 miliar ton limbah tulang per tahun.

Wah! Tulang Babi untuk Kaldu Ramen Bisa Atasi Limbah NuklirWah! Tulang Babi untuk Kaldu Ramen Bisa Atasi Limbah Nuklir Foto: Getty Images/iStockphoto/billnoll

Hal ini juga merugikan bisnis seperti toko ramen yang menghabiskan antara 500 ribu hingga 1 juta yen (Rp 66,7 hingga 133,5 juta) dalam satu tahun untuk membuang limbah tulang mereka.

Melalui penelitian Sekine juga terungkap bahwa tulang-tulang babi dari sisa pembuatan kaldu ramen tonkotsu bersifat 20 kali lebih efektif dari zeolite alami, bahan yang umum digunakan untuk menyerap limbah nuklir.

Hanya saja kelemahannya, serat-serat dari tulang babi ini belum bisa 'mengangkut' keseluruhan spektrum elemen radioaktif yang ditemukan dalam limbah nuklir. Sekine tengah mencari cara untuk membersihkan limbah radioaktif lain seperti caesium.

Baca Juga: Daging yang Dibelinya Mirip Penis, Wanita Ini Lapor Polisi

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com