9 Makanan yang Mempercepat Penyembuhan Batuk Secara Alami

Lusiana Mustinda - detikFood Jumat, 18 Des 2020 05:00 WIB
Racikan Jahe dan Madu Foto: iStock
Jakarta -

Makanan yang mempercepat penyembuhan batuk ada beberapa macam. Semuanya mengandung senyawa yang dapat meredakan batuk.

Terjadi batuk biasanya disebabkan karena adanya iritasi dan infeksi dari tubuh. Akan tetapi batuk yang terjadi dalam frekuensi yang sering bisa mengganggu aktivitas.

Ada banyak kemungkinan penyebab batuk, termasuk alergi, infeksi dan refluks asam. Gejala yang muncul dari batuk adalah rasa gatal dan kering pada tenggorokan.

Jika hal ini terjadi, tetap tenang dan gunakan masker saat bertemu dengan orang.

Ada beberapa makanan yang bisa Anda konsumsi bisa dengan mudah untuk mengobati batuk.

Makanan yang mempercepat penyembuhan batuk:

1. Teh dan madu

Menurut beberapa penelitian, madu dapat meredakan batuk. Sebuah studi tentang pengobatan batuk malam hari pada anak-anak membandingkan madu hitam dengan obat dekstrometorfan penekan batuk dan tanpa pengobatan.

Para peneliti melaporkan bahwa madu memberikan kelegaan paling signifikan dari batuk, diikuti oleh dekstrometorfan.

Meskipun manfaat madu dibandingkan dekstrometorfan kecil, orang tua menilai madu paling disukai dari ketiga intervensi.

Untuk menggunakan madu untuk mengobati batuk, campurkan 2 sendok teh dengan air hangat atau teh herbal. Minum ramuan ini sekali atau dua kali sehari. Jangan berikan madu kepada anak di bawah usia 1 tahun.

2. Jahe

Jahe menjadi salah satu makanan yang dapat meredakan batuk kering atau asma karena memiliki sifat anti-inflamasi. Ini juga dapat meredakan mual dan nyeri.

Satu penelitian menunjukkan bahwa beberapa senyawa anti inflamasi dalam jahe dapat mengendurkan membran di saluran udara yang dapat mengurangi batuk. Para peneliti terutama mempelajari efek jahe pada sel manusia dan hewan, sehingga diperlukan lebih banyak penelitian.

Seduh teh jahe yang menenangkan dengan menambahkan 20-40 gram irisan jahe segar ke dalam secangkir air panas. Diamkan selama beberapa menit sebelum diminum. Tambahkan madu atau jus lemon untuk meningkatkan rasa dan lebih efektif untuk meredakan batuk.

3. Cairan

Tetap terhidrasi sangat penting untuk mereka yang sedang mengalami batuk atau flu. Penelitian menunjukkan bahwa minum cairan pada suhu kamar dapat meredakan batuk dan juga flu.

Akan tetapi orang dengan gejala tambahan flu mungkin mendapat manfaat dari menghangatkan minuman mereka. Studi yang sama melaporkan bahwa minuman panas meringankan lebih banyak gejala termasuk sakit tenggorokan, menggigil dan kelelahan.

Meskipun gejalanya mereka, konsumsi banyak cairan tetap harus dinikmati. Minuman hangat yang bisa dikonsumsi seperti teh herbal, teh hitam, air hangat hingga kaldu bening.

4. Bawang Putih

Menurut penelitian bawang putih telah terbukti dapat mencegah batuk dan flu jika dikonsumsi secara rutin. Ini dikarenakan bawang putih memiliki komponen yang bisa meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh.

Bawang putih bisa dimakan langsung saat mentah, atau bisa dicampurkan ke makanan lain.

Bawang putih bisa dicampurkan ke dalam sup atau makanan lainnya.

5. Kaldu

Kaldu hangat bisa membantu meringankan gejala batuk. Kaldu yang digunakan bisa dari kaldu tulang sapi atau kaldu pada sup.

Kaldu bermanfaat untuk menjaga kekebalan tubuh dan mengurangi kadar lendir pada tenggorokan yang menyebabkan batuk dan menghilangkan zat-zat kimia yang terdapat di tenggorokan.

6. Bromelain

Bromelain adalah enzim yang berasal dari buah nanas. Senyawa bromelain memiliki sifat anti inflamasi dan mungkin juga memiliki sifat mukolitik yang berarti dapat memecah lendir dan mengeluarkannya dari tubuh.

Beberapa orang minum jus nanas setiap hari untuk mengurangi lendir di tenggorokan dan menekan batuk. Namun, mungkin tidak cukup bromelain dalam jus untuk meredakan gejala.

7. Thyme

Thyme tidak hanya dimanfaatkan sebagai penambah rasa pada makanan tetapi juga bisa menjadi obat batuk, sakit tenggorokan, bronkitis dan masalah pencernaan.

Salah satu studi menemukan bahwa sirup obat batuk yang terdiri dari daun thyme dan ivy untuk meredakan batuk lebih efektif dan lebih cepat daripada sirup placebo pada orang dengan bronkitis akut. Antioksidan dalam tanaman mungkin bertanggung jawab atas manfaatnya.

Untuk mengobati batuk dengan menggunakan thyme, carilah sirup obat batuk yang mengandung ramuan ini. Cara lainnya adalah dengan membuat teh thyme dengan menambahkan 2 sendok teh thyme kering ke dalam secangkir air panas. Seduh selama 10 menit sebelum disaring dan diminum.

8. Makanan tinggi vitamin C

Vitamin C dipercaya dapat menyembuhkan jenis penyakit seperti panas dalam dan sariawan.

Namun, saat batuk juga membutuhkan asupan vitamin C yang banyak untuk mendukung kekebalan tubuh dan meningkatkan sel darah putih.

Vitamin C bisa kamu dapatkan dari buah-buahan seperti jeruk, nanas, tomat, lemon, pepaya, stroberi, dan buah lainnya.

9. Probiotik

Probiotik tidak secara langsung meredakan batuk tetapi dapat meningkatkan sistem kekebalan dengan menyeimbangkan bakteri di usus.

Sistem kekebalan yang baik dapat membantu melawan infeksi atau alergen yang mungkin menyebabkan batuk.

Salah satu jenis probiotik, bakteri yang disebut Lactovacillus, memberikan manfaat sederhana dalam mencegah flu biasa.

Makanan kaya probiotik yang dapat mempercepat penyembuhan batuk bisa mengonsumsi sup miso, yogurt alami hingga kimchi.



Simak Video "Ngopi dan Ngemil Sehat ala Growell Coffee Senopati"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com