HRD Resto Sushi Dituding Pecat Karyawan karena Gemuk, Ini Kata Manajemen

Devi Setya - detikFood Minggu, 22 Nov 2020 12:30 WIB
HRD Resto Sushi Dituding Pecat Karyawan karena Gemuk, Ini Kata Manajemen Foto: twitter @hrdbacot
Jakarta -

Sebuah restoran sushi di kawasan BSD banjir hujatan netizen setelah oknum karyawannya diduga melakukan body shaming. Pihak manajemen angkat bicara.

Kisah oknum HRD yang melakukan body shaming ini heboh di Twitter setelah seorang calon karyawan membeberkan pengalamannya. Wanita bernama Ezzy ini menceritakan deretan kalimat menyakitkan yang dikirim oknum HRD restoran sushi.


Hasil percakapan dengan oknum HRD ini kemudian diunggah lewat akun twitter @hrdbacot. Ezzy tak lain adalah wanita yang sudah diterima kerja di restoran sushi ini, namun setelah sehari menjalani masa training, ia diberhentikan secara sepihak.

HRD Resto Sushi Dituding Pecat Karyawan karena Gemuk, Ini Kata ManajemenHRD Resto Sushi Dituding Pecat Karyawan karena Gemuk, Ini Kata Manajemen Foto: twitter @hrdbacot

Bukan karena Ezzy melakukan kesalahan fatal, dalam percakapan lewat pesan singkat ini bisa dilihat kalau pekerja di resto ini tidak diperkenankan memiliki badan gemuk. Unggahan ini langsung menyita perhatian netizen.

"Sebelumnya saya minta maaf, sepertinya gak bisa dilanjut. Gak ada (kesalahan) soalnya karyawan gak ada yang gendut," kata oknum HRD ini.

Ezzy yang mendapat pesan seperti ini sontak langsung kesal. Ia merasa sakit hati karena merasa bentuk tubuhnya dilecehkan.

"Saya juga mohon maaf, itu menyakitkan hati loh pak/bu. Lalu kenapa di awal interview saya bisa diterima ya? Padahal ketemu ga ada bilang badan gendut gak boleh kerja di situ?" beber Ezzy.

Masih dengan percakapan yang sama, Ezzy juga mengatakan kalau kalimat yang diucapkan ini menyakiti hatinya dan termasuk body shaming.

Ribuan netizen memberikan respon dan komentar atas curhatan Ezzy. Banyak yang menuding oknum HRD ini jahat dan tidak professional.

Setelah viral, pihak manajemen memberikan klarifikasi dengan menghubungi Ezzy kembali. Manajer dari resto sushi ini menjelaskan bahwa yang mengirim pesan tersebut bukanlah pihak HRD melainkan salah satu kasir yang memang bermasalah.

"Selamat pagi Kak Ezzy, saya selaku manager yang bertanggungjawab, ingin meminta maaf atas terjadinya pembicaraan yang tidak enak yang menyangkut di hati Kak Ezzy. Kejadiannya yang menjawab chat tersebut adalah bagian cashier kami yang sedang dalam tahap SP3. Dan dengan masa training Kak Ezzy, cashier tersebut takut digantikan maka jawaban (bagian cashier) tidak sopan. Saya selaku manager akan mendidik seluruh karyawan untuk lebih santun lagi," beber manager resto Sakura Tei.

HRD Resto Sushi Dituding Pecat Karyawan karena Gemuk, Ini Kata ManajemenHRD Resto Sushi Dituding Pecat Karyawan karena Gemuk, Ini Kata Manajemen Foto: twitter @hrdbacot

Detik.com juga sudah mencoba menghubungi menager Sakura Tei untuk meminta klarifikasi. Kami mendapatkan jawaban yang sama, bahwa yang menghubungi Ezzy bukanlah bagian HRD melainkan oknum kasir.

Oknum kasir ini menghubungi lewat handphone reservasi milik resto yang memang bisa diakses oleh kasir. Atas kejadian ini, pihak managemen resto sushi Sakura Tei sudah memberhentikan oknum kasir tersebut dan mengatakan kasus ini sudah selesai.

"Kami sudah meminta maaf kepada Kak Ezzy, serta staf kasir tersebut sudah diberhentikan. Masalah ini sudah selesai secara kekeluargaan," beber Aisyah, manager Sakura Tei.



Simak Video "Inovasi Warga +62: Sushi Soto Ayam hingga Sushi Boba!"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)