Terbaru! Kecap Jangkrik yang Gurih Umami dan Ramah Lingkungan

Odilia WS - detikFood Kamis, 05 Nov 2020 08:00 WIB
Kecap jangkrik yang gurih umami Foto: Dok. grapee.jp
Jakarta -

Satu lagi inovasi olahan serangga diperkenalkan oleh Antcicada di Jepang. Berupa kecap yang terbuat dari bubuk jangkrik. Bagaimana rasanya?

Antcicada adalah sebuah badan yang mempromosikan entomofagi. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani 'entomon' yang berarti serangga. Merupakan konsumsi serangga sebagai makanan.

Konsumsi serangga umum dilakukan di dunia, termasuk di Indonesia. Entomofagi dilakukan untuk memanfaatkan serangga sebagai sumber nutrisi. Baik sebagai pelengkap maupun lauk utama.

Serangga diprediksi akan menjadi makanan masa depan. Selain bernutrisi, peternakan serangga ramah lingkungan dan minim biaya serta waktu. Karenanya kini makin banyak dibuat olahan serangga.

Seperti bubuk jangkrik, cacing, kumbang dan semut. Diolah jadi camilan, protein bar hingga aneka kue. Di tahun 2019 menurut Barclays, pasar serangga sudah mencapai milliaran dollar.

Kecap jangkrik yang gurih umamiKecap jangkrik yang gurih umami Foto: Dok. grapee.jp

Dilansir dari grapee (03/11) olahan serangga terbaru yang dipasarjan adalah Cricket Soy Sauce atau kecap jangkring. Produk ini diperkenalkan oleh Antcicada.

Produk ini dibuat dari fermentasi jangkrik dua titik yang diternakkan di Tokushima University. Setelah selesai dengan promosi kecap jangkrik ini dijual untuk umum melalui toko online.

Penelitian kecap jangkrik sudah dimulai tahun 2017. Kemudian diuji coba dan dikembangkan dengan kerja sama Masuzuka Miso di prefektur Aichi. Dioalh dengan enzim dari ragi beras untuk memecah protein jangkrik. Hasilnya kecap dengan rasa umami yang istimewa.

Proses pembuatan kecap jangkrik

Pertama jangkrik digiling halus lalu dicampur dengan ragi beras dan air garam. Untuk membuat 100 ml kecap diperlukan 482 jangkrik. Proses pembuatannya tak jauh beda dengan pembuatan kecap.

Campuran ini kemudian difermentasikan dalam tong-tong kayu lebih dari setengah tahun. Selanjutnya diperas dan direbus hingga mendapatkan ekstraknya memakai cara membuat kecap tradisional.

Kecap jangkrik yang gurih umamiKecap jangkrik yang gurih umami Foto: Dok. grapee.jp

Jenis kecap jangkrik

Untuk tahap pertama Anticicada memproduksi 2 jenis kecap dengan kemasan 100 ml. Pertama, usukuchi (kecap encer), jenis kecap yang tak mengandung ampas. Kedua koikuchi (pekat) yang mengandung sedikit ampas.

Warna kecap jangkrik ini tak jauh beda dengan kecap kedelai biasa. Bentuknya encer, warnanya kecokelatan terang hingga gelap dan dikemas dalam botol mungil.

Kecap jangkrik usukuchi tersedia di toko online anticada.shop dengan harga 1.640 yen atau Rp 229.000. Sementara jenis koikuchi hanya tersedia di restoran Anticicada di Bakurocho, Tokyo dan akan dijual hingga stok habis.

Perlu dicatat meskipun tergolong serangga, konsumsi jangkrik juga bisa memicu alergi. Terutama pada mereka yang menderita alergi kepiting dan udang.



Simak Video "Bikin Laper: Semur Jengkol Sambal Tempong yang Bikin Keringatan"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com