Mau Cicip? Ini Racikan Ramen Terbaru dengan Kaldu Jangkrik

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 26 Mei 2020 18:00 WIB
Ramen Jangkrik Foto: AFP
Jakarta -

Jika biasanya kuah ramen terbuat dari kaldu ayam atau babi, kini ada racikan kuah ramen dengan kaldu dari jangkrik yang gurih unik.

Yuto Shinohara merupakan salah satu peracik ramen yang viral karena kreasinya. Pria asal Jepang ini memilih jangkrik sebagai bahan utama pembuatan kaldu untuk hidangan ramennya.

"Di dalam panci ini ada lebih dari sepuluh ribu jangkrik untuk 100 mangkuk ramen," jelas Yuto dilansir dari Global Times (26/05).

Baca Juga: Nyam! 7 Olahan Serangga Ini Mungkin Bikin Kamu Doyan Menyantapnya

Ramen JangkrikRamen Jangkrik Foto: AFP

Sekilas tampilan ramen jangkrik ini tidak berbeda dengan ramen pada umumnya. Yuto juga menggunakan topping yang familiar seperti irisan daging, acar rebung dan mie putih yang lembut.

Ciri khas ramen Yuto ini terletak di kuah kaldu dari jangkrik, kemudian ditambah dengan topping jangkrik goreng yang garing dan tambahan daun mitsuba di atas ramen. Yuto sendiri mengaku bahwa ia bukan chef profesional, ia hanyalah tukang masak yang menggunakan bahan-bahan natural di bumi.

"Saya ingin memperkenalkan enaknya makan serangga. Jadi serangga ini bisa lebih dihormati setara dengan hewan dan tumbuhan lainnya," tutur Yuto.

Ramen JangkrikRamen Jangkrik Foto: AFP

Kecintaan Yuto terhadap serangga dimulai saat dia masih kecil ketika bermain di luar. Dulu ia paling mahir menangkap belalang dan jangkrik, karena penasaran dengan rasanya ia pernah mencicipinya diam-diam.

"Saya tidak berani bilang ke orang-orang kalau saya suka serangga. Saya makan serangga diam-diam sampai usia saya menginjak 20 tahun. Dulu saya takut dianggap aneh dan diejek karena makan serangga," ungkap Yuto.

Menurut Yuto serangga itu masuk ke dalam amakanan enak yang harus dinikmati. Seperti ulat berumbai putih yang hinggap di pohon sakura, Yuto menjelaskan bahwa rasa dari ulat ini sangat enak.

Ramen JangkrikRamen Jangkrik Foto: AFP

"Mirip seperti makan manisan dari Jepang. Karena ulat itu hanya memakan daun pohon ceri, jadi aroma dari ceri itu terbawa ke dalam ulat," tambahnya.

Kini Yuto dan timnya tengah bersiap membuka restoran berisi hidangan serangga ini di Antcicada, Tokyo. Awalnya restoran ini akan dibuka pada bulan April lalu tapi harus ditunda karena pandemi Corona.

Meski begitu Yuto sudah berhasil menjual 600 set menu ramen jangkrik online yang dimasaknya di rumah hingga pertengahan bulan Mei ini. Bahkan ramen jangkriknya ini ludes terjual dalam waktu kurang dari tiga jam saja.

"Rasa dari ramen ini sangat unik dan saya suka. Saya terkejut dengan rasanya. Saya rasa banyak orang yang mau makan serangga jika disajikan dalam hidangan seperti ini," komen Kazuhiko Horiguchi, salah satu pembeli ramen jangkrik ini.

Selain ramen jangkrik, Yuto juga tengah mengembangkan menu tsukudani yang biasanya terbuat dari seafood dan akan diganti dengan serangga.

"Saya melihat banyak potensial di kuliner serangga ini," pungkas Yuto.

Baca Juga: Hii Ngeri! Ratu Serangga Ini Santap 8 Jenis Serangga Sekaligus



Simak Video "Es Timun Suri Cincau, Segar dan Manis untuk Buka Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)