5 Kuliner khas Aceh yang Dipengaruhi Kuliner India, Arab dan China

Riska Fitria - detikFood Rabu, 04 Nov 2020 14:00 WIB
mie aceh jambo aye Foto: detikFood / Riska Fitria

2. Mie Aceh

mie aceh jambo ayemie aceh jambo aye Foto: detikFood / Riska Fitria

Mie Aceh merupakan makanan khas Aceh yang wajib dicicip oleh wisatawan. Biasanya enak disantap saat malam malam. Olahannya berupa mie hokkian atau mie lidi yang diracik dengan berbagai jenis rempah.

Aroma dan rasa rempahnya pun terasa sangat kuat pada hidangan yang satu ini. Kelezatan mie Aceh bahkan populer hingga ke kota-kota lain di Indonesia.

Salah satunya Jakarta, di mana banyak warung makan yang menawarkan mie Aceh. Sebenarnya mie Aceh merupakan makanan yang dapat pengaruh dari China.

Olahan mie dari China kemudian diracik dengan bumbu rempah dari India dan Melayu. Jadi cita rasanya lebih pas di lidah orang Indonesia.

3. Martabak Aceh

Martabak AcehMartabak Aceh Foto: detikFood

Martabak Aceh ini sekilas mirip seperti martabak telur. Namun, ada perbedaan antara martabak Aceh dan martabak telur.

Perbedaannya ada pada penyajian telurnya. Kalau martabak telur, telurnya disajikan di bagian dalam. Sementara martabak Aceh telurnya disajikan di bagian luar martabak.

Kemudian martabak Aceh dicampur dengan bawang merah dan daun bawang sebagai topping. Nah, martabak Aceh ini merupakan kuliner yang mendapat pengaruh dari India.

Kata martabak diambil dari kata 'maharaj-ba' atau kue maharaja di India. Selain India, ada juga yang menyebut bahwa martabak mendapat pengaruh dari Arab.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Kelembutan Kambing Lepas Khas Aceh di Teh Tarikku"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com