Korban PHK Covid-19, Bertahan Hidup dengan Jualan Mie Ayam

Devi Setya - detikFood Minggu, 01 Nov 2020 13:00 WIB
Korban PHK Covid-19, Bertahan Hidup dengan Jualan Mie Ayam Foto: youtube cullinary buddy
Jakarta -

Yani atau akrab disapa Ma'e kini setiap hari sibuk berjualan mie ayam. Sudah 2 bulan sejak ia dirumahkan dari tempatnya bekerja, Ma'e kini beralih jualan mie ayam.

Banyak orang harus memutar otak ketika perusahaan tempatnya bekerja ikut terdampak Covid-19. Pekerjaan yang sehari-hari dilakoni pun harus berubah drastis.

Mau tak mau, berbagai pekerjaan dilakukan agar tetap memiliki pemasukan untuk bertahan hidup. Termasuk salah satunya Yani, wanita yang beralih jadi penjual mie ayam setelah di PHK dari tempatnya bekerja.

Korban PHK Covid-19, Bertahan Hidup dengan Jualan Mie AyamKorban PHK Covid-19, Bertahan Hidup dengan Jualan Mie Ayam Foto: youtube cullinary buddy

Kurang lebih 2 bulan, Yani membuka gerobak mie ayam sederhana di kawasan Jakarta Barat. Ia menamai mie ayam racikannya ini dengan sebutan 'Mie Ayam Ma'e'.

Lewat channel youtube Cullinary Buddy, kisah Yani dibeberkan secara gamblang.

"Iya jualan setelah PHK. Gara-gara covid, jadi sekarang jualan mie ayam. Kan udah nggak kerja lagi," kata Yani sambil meracik mie ayam.

Berjualan mie ayam pun tidaklah mudah, Yani dalam sehari hanya mampu menjual 10-20 porsi dengan banderol harga mie ayam mulai Rp 12 ribu hingga Rp 17 ribu. Harga yang terbilang terjangkau namun sebagai pemain baru di dunia kuliner tentu belum banyak yang tahu keberadaan mie ayam Yani ini.

Seporsi mie ayam buatan Yani ini tak berbeda dengan mie ayam pada umumnya. Isiannya mie, daging ayam cincang berbumbu dan sawi. Pelengkap lainnya yakni bakso dan pangsit rebus yang bisa dipesan dan disajikan terpisah.

Pemilik channel youtube Cullinary Buddy ini ikut mencicip mie ayam racikan Yani. Ia mengatakan mie ayam ini enak, kuah kaldunya harum dan makin sedap lagi saat ditambahkan sambal dan kecap manis.

Korban PHK Covid-19, Bertahan Hidup dengan Jualan Mie AyamKorban PHK Covid-19, Bertahan Hidup dengan Jualan Mie Ayam Foto: youtube cullinary buddy

Dalam video ini Yani mengatakan meski penjualannya tidak terlalu banyak, tapi setidaknya masih ada uang yang bisa diputar dan digunakan untuk makan. Jika sama sekali tak berjualan, Yani tak tahu lagi bagaimana caranya bertahan untuk hidup.

Kini ia hanya berharap agar keadaan kembali normal seperti sediakala dan covid-19 bisa segera ditangani dengan baik.



Simak Video "Uniknya Mie Ayam di Borobudur, Mangkuknya Pakai Bakso"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)