Hati-hati Cerita Soal Bisnis Kuliner, Teman Justru Bisa Jadi Saingan

Devi Setya - detikFood Jumat, 30 Okt 2020 19:30 WIB
Hati-hati Cerita Soal Bisnis Kuliner, Teman Justru Bisa Jadi Saingan Foto: tiktok @asahpolapikir
Jakarta -

Punya bisnis kuliner yang berjalan lancar memang impian semua orang. Jangan sampai membeberkan 'rahasia dapur' karena teman pun bisa jadi saingan.

Pak Win atau Tjokro Wimantara yang eksis lewat instagram dan tiktok @asahpolapikir membagikan gambaran betapa bahayanya orang yang senang membagikan rahasia dapur. Niat hati ingin berbagi ilmu, yang ada malah menciptakan saingan secara tidak langsung.

Lewat video tiktok yang dibagikan, Pak Win menggambarkan contoh pengusaha kuliner yang senang berbagi hal soal bisnis. Sayangnya semua informasi penting pun ikut dibeberkan.

Hati-hati Cerita Soal Bisnis Kuliner, Teman Justru Bisa Jadi SainganHati-hati Cerita Soal Bisnis Kuliner, Teman Justru Bisa Jadi Saingan Foto: tiktok @asahpolapikir

Alih-alih sharing soal pencapaian kesuksesan bisnis kuliner, ujungnya justru ditikam teman sendiri. Jika rahasia dapur sudah bocor, maka akan banyak orang yang mengikuti bisnis kuliner yang kita jalani.

Video singkat unggahan Pak Win menggambarkan percakapan antar dua teman soal bisnis kuliner ayam geprek. Berbagai pertanyaan soal modal, supplier ayam, pemasok sambal dan keuntungan dibeberkan secara gamblang oleh pemilik bisnis kuliner ini.

Alhasil beberapa waktu kemudian, temannya ikut membuka bisnis serupa sehingga membuat omzet ayam gepreknya anjlok. Yang bikin kesal, ide bisnis ayam geprek ini ditiru 100 persen sehingga banyak pelanggan beralih.

"Wah turun bro (omzet), hampir 50% soalnya sekarang udah ada kompetitor di daerah gw," ujar si pebisnis ayam geprek.

Kompetitor yang dimaksud ini tak lain adalah teman yang sebelumnya membahas soal bisnisnya. Kalau sudah begini, bukan waktunya buat saling tuduh dan menyalahkan karena semua rahasia dapur dibeberkan tanpa paksaan.

Video yang sudah dilihat lebih dari 3,9 juta kali ini mendapat banyak tanggapan. Ribuan orang mengomentari aksi buka-bukaan bisnis kuliner yang seharusnya dijaga oleh sang pemilik.

"Yang gw tangkep dari video kali ini, jangan kasih rahasia bisnis kalian ke siapapun walaupun itu temen baik kalian," ujar netizen.

"Dulu gw anggapnya sedekah ilmu. tp koq malah jadi kek saingan.. ok fix kapok ngomongin dapur bisnis," sahut netizen lain.

"Itulah mengapa tuan crab menyembunyikan resep rahasia nya dari plankton."

"Ini sering bgt terjadi. Mencari info untuk menjatuhkan bisnis lawan. Resiko seorang pebisnis walau kebanyakan lawan sering pakai trik licik," pungkas netizen.

Sebagai pelajaran, berbagi ilmu tidaklah salah namun dalam hal bisnis tetap ada yang harus menjadi rahasia dapur yang tak perlu dibeberkan. Apalagi dalam bisnis kuliner yang resep dan konsepnya mudah ditiru.

Chef Chandra selaku pakar kuliner sekaligus pebisnis restoran mengatakan konsep seperti ini memang patut dianut oleh pengusaha kuliner yang menunya sedikit. Kepada DetikFood, Chef Chandra menegaskan pentingnya menjaga rahasia dapur.

"Tergantung konsep resto. Kalau cuma sedikit makanannya dan itu-itu aja, secret recipe pasti (rahasia). Tapi kalau ganti-ganti menu, ya nggak harus terlalu dijaga," ujar Chef Chandra saat dihubungi lewat pesan singkat.

Chef ramah ini juga mengatakan kalau ia bukan tipe yang sangat menjaga kerahasiaan resep makanan. Ia bahkan membagikan resepnya secara gamblang kepada seluruh staf dapur agar semua bisa meracik makanan tanpa mengandalkan satu orang.

Hati-hati Cerita Soal Bisnis Kuliner, Teman Justru Bisa Jadi SainganHati-hati Cerita Soal Bisnis Kuliner, Teman Justru Bisa Jadi Saingan Foto: tiktok @asahpolapikir

"Masing-masing punya persepsi ya, aku share resep ke semua staf agar semua bisa," tegas Chef Chandra.

Soal saingan, Chef Chandra juga mengaku sama sekali tidak takut. Ia berani mengatakan seperti ini karena menerapkan standar tinggi di setiap restonya. Jadi orang akan merasakan langsung pengalaman makan yang bikin ketagihan.



Simak Video "Chef Arnold, Gibran dan Kaesang Kolaborasi Bisnis Kuliner Lagi!"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)