Makan Mie Jagung Berusia Setahun, Keluarga Ini Tewas Keracunan

Sonia Basoni - detikFood Rabu, 14 Okt 2020 16:00 WIB
Gejala keracunan makanan Foto: iStock
Jakarta -

Iseng makan mie jagung yang sudah disimpan di dalam freezer selama setahun, 8 anggota keluarga di China ini tewas. Diduga kuat keracunan makanan.

Tidak bisa dianggap sepele, kasus keracunan makanan bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian. Seperti yang dialami oleh satu keluarga di Jixi, Provinsi Heilongjiang, China ini.

Baca Juga: 4 Orang Keracunan Setelah Makan 24 Tiram, Bolak-balik Toilet 20 Kali

Dikabarkan Global Times (14/10), ada 8 orang dari keluarga yang sama meninggal dunia setelah menyantap mie jagung buatan mereke sendiri. Sementara beberapa anggota keluarga lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Makan Mie Jagung Berusia Setahun, Keluarga Ini Tewas KeracunanMakan Mie Jagung Berusia Setahun, Keluarga Ini Tewas Keracunan Foto: iStock/Tasty

Pihak berwenang setempat sudah mengkonfirmasi bahwa keluarga ini mengalami keracunan makanan. Di tubuh mereka ditemukan racun sejenis asam bongkrekic yang ditemukan di dalam mie jagung tersebut.

Menurut keterangan dari para saksi, awalnya 12 anggota keluarga ini menyantap sarapan bersama di rumah mereka. Keluarga yang identitasnya tidak disebutkan ini kemudian menyantap mie jagung tersebut.

Tak lama setelah sarapan mie jagung, ada 9 anggota keluarga yang sudah lanjut usia mulai jatuh sakit. Sementara tiga anggota keluarga lainnya berhasil lolos dari maut karena mereka tidak suka dengan rasa mie jagung tersebut.

Makan Mie Jagung Berusia Setahun, Keluarga Ini Tewas KeracunanMakan Mie Jagung Berusia Setahun, Keluarga Ini Tewas Keracunan Foto: iStock/Tasty

Mie jagung ini dikenal juga dengan nama Suangtangzi, dibuat dari fermentasi tepung jagung dengan tekstur mie yang tebal dan kenyal. Di China sendiri, makanan ini cukup populer di kalangan warga lokal.

Namun karena kandungan asam bongkrekic di dalamnya, kandungan ini menimbulkan racun untuk pernapasan yang dihasilkan olek bakteri pseudomonas cocovenenans di dalam jagung. Bakteri ini juga ditemukan di dalam cairan lambung yang ada di keluarga tersebut.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, pihak berwenang menemukan fakta bahwa mie jagung itu sebenarnya sudah disimpan di dalam freezer selama setahun.

Tentu saja ini semakin menguatkan analisa mereka tentang kandungan mie yang beracun.

Menurut Fan Zhihong, selaku salah satu profesor di China Agricultural University. Ia menjelaskan bahwa kandungan bongkrekic tidak akan hilang meski sudah dimasak dalam suhu tinggi. Sampai sekarang belum ada obat untuk mengobati keracunan dari bongkrekic.

Instant noodle and spicy seasoning in white bowl with chopstickMie Jagung. Foto: Istock

Fan menyarankan untuk menghindari penggunaan jagung berjamur, atau jagung yang basah saat membuat makanan. Amannya ia menyarankan untuk tidak membuat makanan dari biji-bijian yang difermentasi.

Kasus keracunan yang mengakibatkan kematian seperti ini bukan pertama kalinya terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir banyak nyawa yang melayang karena keracunan makanan.

Mulai dari menghirup asap ikan yang tengah dimasak, kemudian menyantap ikan buntal yang beracun, sampai tewas setelah makan kepiting tapal kuda.

Baca Juga: Waduh! 5 Orang Ini Tewas Setelah Menyantap Ikan hingga Kepiting



Simak Video "Nyobain Kue Pukis KFC, Rasanya Premium Banget!"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)