Bisa Jajan Karedok hingga Bakso di Pasar Tradisional di Arab

Devi Setya - detikFood Senin, 12 Okt 2020 17:15 WIB
Bisa Jajan Karedok hingga Bakso di Pasar Tradisional di Arab Foto: youtube iday adventurer
Jakarta -

Di Arab Saudi ada pasar tradisional yang khusus digelar orang Indonesia. Pasar ini menjual beragam kebutuhan pokok yang bisa melepas rindu pada kampung halaman.

Saking banyaknya masyarakat Indonesia di Arab, mereka membuat komunitas yang kemudian berkumpul membuka satu pasar tradisional. Di pasar ini banyak bahan makanan asli Indonesia yang sulit ditemui di Arab.

Youtuber Iday Adventurer mencoba menjelajahi pasar yang digelar malam hari ini. Pasar ini berlokasi di Alrabwah Jeddah, masyarakat biasa menyebut pasar ini Dawar Handasah.

Bisa Jajan Karedok hingga Bakso di Pasar Tradisional di ArabBisa Jajan Karedok hingga Bakso di Pasar Tradisional di Arab Foto: youtube iday adventurer

Iday berkeliling area pasar yang memang benar didominasi penjual dari Indonesia. "Orang indonesia banyak banget guys. Di sini saya nggak ngerasa sendiri." ujar Iday.

Uniknya, meskipun berada di Arab tapi hampir semua transaksi dilakukan dengan bahasa Indonesia. Tak sedikit pula yang berbahasa sunda, jawa dan bahasa daerah lainnya.

Di lapak sayuran misalnya, ada daun singkong, kangkung, daun kelor, bayam, oyong hingga jengkol. Tentu saja sayuran ini sangat dirindukan orang-orang Indonesia karena di Arab sangat sulit didapatkan dan haraganya pun mahal.

Iday mengatakan pasar ini buka setiap hari Kamis dan Jumat setelah Isya sampai dini hari.

"Jauh-jauh dari Sulawesi saya jualan sayur di sini. Ada buras, tahu, tempe. Burasnya Made in Sulawesi, asli," ujar penjual yang sibuk memasarkan dagangannya.

Iday yang baru pertama kali ke pasar ini merasa sangat senang sekaligus terharu karena ternyata ada banyak saudara se tanah air yang berkumpul di satu tempat. "Baru pertama kali lihat telur asin di Saudi. Wah seru banget ini," kata Iday.

Tak mau melewatkan kesempatan, Iday pun memborong makanan yang sudah lama ia rindukan seperti aneka jajanan pasar hingga tahu Sumedang. "Ini ada kue dadar gulung, bakpau, kue lumpur, kue bugis, kue apem, kue pepe. ini kesukaan saya, waktu kecil saya suka makan ini kue lapis. Selama di saudi belum pernah makan," lanjut pria berkaca mata ini.

Rekaman video Iday memperlihatkan area pasar yang tampak gelap namun pengunjungnya sangat banyak. Meski berdesakan tapi hal ini tak menyurutkan niat untuk belanja.

Penjual makanan siap santap pun ada di pasar ini. Mulai dari penjual bakso, karedok, cilok, gado-gado dan soto. Pembeli makan secara lesehan di tempat yang super sederhana.

Bisa Jajan Karedok hingga Bakso di Pasar Tradisional di ArabBisa Jajan Karedok hingga Bakso di Pasar Tradisional di Arab Foto: youtube iday adventurer

"Ya Allah uletnya orang-orang Indonesia di luar negeri, semoga sehat, lancar, barokah rezekinya. Ingat wkt berhaji yang jual makanan TKI yang bos nya libur walau sudah lama di LN lidah & selera makan tetap Indonesia," kata netizen.

"ya Allah seneng...baru tau di jeddah banyak makanan indo..10 tahun lebih ga liat makanan indo...di al jouf mah ga ada tuh mkanan indo," kata netizen sesama TKI di Arab.

"Salam kenal dr Karawang. itu daun singkong,jengkol dan kawan2 nya bw langsung dr lndo atw ada kebon nya d sana," tanya netizen yang penasaran.



Simak Video "Ketika Lupis dan Semprong Bertransformasi Jadi Jajanan Kinian"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)