Kopi Pernah Dianggap Racun dan Minuman Setan di 5 Wilayah Ini

Devi Setya - detikFood Senin, 12 Okt 2020 05:00 WIB
Kopi Pernah Dianggap Racun dan Minuman Setan di 5 Wilayah Ini Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexRaths

2. Italia

Kopi masuk ke Eropa pada kisaran abad ke-16. Saat itu beberapa pemuka agama melarang konsumsi kopi karena menganggap kopi sebagai minuman para setan. Hal ini pun dipercaya masyarakat yang kemudian menghindari dan memusnahkan kopi.

Tapi keadaan berubah ketika Paus Clement VIII mencicipi kopi dan menyatakan bahwa minuman tersebut lezat. Ia bahkan membuat pernyataan yang menyebutkan kopi sebagai minuman yang diberkati.

Mulai dari sini, kopi jadi sering dikonsumsi. Kedai-kedai kopi pun mulai banyak berdiri di Italia, bahkan kini kafe kopi terkenal dan populer di dunia justru berlokasi di Italia.

3. Swedia

Kopi Pernah Dianggap Racun dan Minuman Setan di 5 Wilayah IniKopi Pernah Dianggap Racun dan Minuman Setan di 5 Wilayah Ini Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexRaths

Masyarakat Swedia dilarang minun kopi pada tahun 1746-an. Kopi bahkan masuk dalam kategori minuman terlarang dan menduduki posisi setara dengan racun. Ya, saat itu kopi dianggap racun yang mematikan.

Di kerajaan, ada seorang ahli yang sengaja ditugaskan untuk mencicip makanan dan minuman sebelum dikonsumsi raja dan keluarganya. Orang ini bertugas memeriksa dan mengidentifikasi apakah dalam makanan dan minuman ini mengandung kopi.

Saking dianggap racun, pihak kerajaan menetapkan hukuman minum kopi bagi pencuri atau pembunuh yang tertangkap. Penjahat juga akan dicekoki kopi sebagai hukuman mati. Tapi cara ini tentu saja tidak efektif dan memakan waktu sangat lama karena kopi sama sekali tidak mengandung racun.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Mencicipi Kopi Khas Toba Racikan Hotman Tambunan Eks Pegawai KPK "
[Gambas:Video 20detik]


Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com