Kopi Pernah Dianggap Racun dan Minuman Setan di 5 Wilayah Ini

Devi Setya - detikFood Senin, 12 Okt 2020 05:00 WIB
Kopi Pernah Dianggap Racun dan Minuman Setan di 5 Wilayah Ini Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexRaths
Jakarta -

Kopi kini jadi minuman paling populer di dunia. Tapi siapa sangka, kopi juga pernah dianggap racun, minuman setan dan minuman menyesatkan. Waduh!

Jauh sebelum dikonsumsi secara bebas, ternyata kopi punya kisah dan sejarah kelam di beberapa negara. Konsumsi kopi dilarang karena beberapa pimpinan masa lampau menilai kalau kopi minuman misterius.

Karena belum familiar, akhirnya beberapa negara dan kota melarang konsumsi kopi. Alasannya adalah karena minuman ini dikhawatirkan akan memberi dampak buruk.


Sejarah mencatat, kopi di masa lampau bahkan dianggap sebagai racun dan minuman yang menyesatkan. Padahal sebenarnya jika dikonsumsi secara tepat, kopi justru membawa manfaat bagi kesehatan.

Dilansir dari Mental Floss (12/10) berikut beberapa negara dan kota yang pernah melarang peredaran dan konsumsi kopi.

1. Kota Mekah

Kopi Pernah Dianggap Racun dan Minuman Setan di 5 Wilayah IniKopi Pernah Dianggap Racun dan Minuman Setan di 5 Wilayah Ini Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexRaths

Otoritas pemerintah kota Mekah pernah melarang peredaran kopi. Pada tahun 1511, kopi bahkan dianggap minuman haram karena gubernur yang menjabat pada masa itu menganggap kopi sebagai minuman yang berpotensi memunculkan perilaku radikal.

Kebiasaan minum kopi secara berkumpul juga disebut-sebut merupakan cara para oposisi melakukan pertemuan. Karena khawatir akan banyaknya masyarakatnya yang berkhianat, maka pimpinan kota Mekah melarang konsumsi kopi.

Kelompok Sufi pada masa itu juga mengandalkan kopi sebelum berdoa semalam suntuk saat proses pemakaman. Hal ini juga dianggap sebagai hal yang buruk. Padahal saat itu tujuan minum kopi adalah agar mata tetap terjaga semalaman.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Mencicipi Kopi Khas Toba Racikan Hotman Tambunan Eks Pegawai KPK "
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com