5 Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Saat Menyeduh Teh

Odilia WS - detikFood Sabtu, 10 Okt 2020 05:00 WIB
Kesalahan Menyeduh Teh Foto: iStock

3. Tidak menakar daun teh

Menyeduh teh mungkin tergolong pekerjaan termudah di dunia. Menaruh daun teh dalam poci lalu menuangi air panas dan cukup didiamkan beberapa menit air teh sudha bisa dinikmati. Tetapi takaran daun teh sangat penting untuk mendapatkan air teh yang enak.

Menaruh jumlah daun teh yang tepat akan membuat teh rasanya enak. Karenanyanya kamu harus tahu jenis teh yang akan diseduh, ukuran dan beratnya. Takaran satu sendok teh daun teh akan berbeda hasilnya pada teh yang beda jenisnya.

Sebaiknya buat catatan di kemasan teh tentang takaran yang pas untuk menyeduhnya. Ini supaya tiap kali menyeduh teh tersebut hasil air tehnya sama enaknya.

Teh HerbalKesalahan menyeduh teh. Foto: Thinkstock

4. Memakai daun teh murah

Daun teh camelia sinensis sangat beragam jenis dan kualitasnya. Nyaris masing-masing jenis tak ada yang sama. Tiap jenis teh mengalami proses fermentasi, pengeringan dan pengemasan yang berbedas karenanya harga teh juga sangat beragam.

Jika kamu memakai daun teh asal daun teh saja atau yang murah. Kemudian diseduh dengan air berkualitas dan suhu yang tepat, masih saja menghasilkan air teh yang kurang enak.

Agar air teh tak sia-sia dibuang karena tak enak rasanya atau aromaya apek, cobalah pilih teh yang berkualitas. Hindari memakai teh yang sudah terlalu lama disimpan. Apalagi teh yang disimpan di wadah tak bertutup rapat.

5. Suhu air kurang tepat

Meskipun sama-sama air panas tetapi suhunya bisa berbeda. Menuangkan air panas yang kurang tepat suhunya sering dilakukan orang. Umumnya orang kurang paham suhu air yang dipakai. Hanya memakai 'feeling' atau asal airnya mendidih.

Banyak orang juga tak tahu jika jenis teh tertentu memerlukan suhu air tertentu. Seperti teh hitam memerlukan air bersuhu 100 C dan jenis teh hijau memerlukan air bersuhu 80-90 C.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Menilik Sejarah dan Cara Seduh Teh ala China"
[Gambas:Video 20detik]

(odi/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com