Ini Kafe Ganja Pertama di Hong Kong yang Baru Dibuka

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 22 Sep 2020 16:00 WIB
Ini Kafe Ganja Pertama di Hong Kong yang Baru Dibuka Foto: AP/Ist
Jakarta -

Kafe ganja pertama di Hong Kong baru saja dibuka. Kafe ini menawarkan berbagai makanan dan minuman yang mengandung ganja.

Meski ganja masih ilegal di Hong Kong, tapi ada kafe terbaru yang menawarkan makanan dan minuman mengandung ganja. Populer disebut sebagai Cannabidiol (CBD).

Baca Juga: Kisah Ganja dan Makanan, Mulai dari Permen hingga Kafe Ganja Legal

Dilansir dari Independent (22/09), kafe bernama 'Found' ini menawarkan beragam menu kopi, jus, bir hingga biskuit yang semuanya mengandung CBD. Pihak kafe menjelaskan bahwa mereka tidak melanggar hukum yang berlaku dengan membuka kafe ganja ini.

Ini Kafe Ganja Pertama di Hong Kong yang Baru DibukaIni Kafe Ganja Pertama di Hong Kong yang Baru Dibuka Foto: AP/Ist

Selama 20 tahun terakhir penggunaan CBD pada makanan memang sudah populer. CBD juga dikenal sebagai obat pereda nyeri dan penghilang stres. CBD menawarkan efek terapeutik atau menenangkan tanpa membuat pengguna mabuk.

Efek CBD tidak semabuk senyawa kimia utama ganja yaitu, tetrahydrocannabinol (THC). Di mana CBD ini tidak menimbulkan efek pusing atau memabukkan. Hal ini diungkapkan oleh beberapa konsumen di kafe Found.

"Kopi di sini sangat enak. Saya suka efek yang ditimbulkan CBD di tubuh saya, secara kognitif maupun fisik. CBD membantu saya melalui rasa sakit dan nyeri," jelas pengunjung bernama Killian Hussey.

Kisaran harga kopi ganja yang ditawarkan di kafe Found masih cukup terjangkau di sana. Satu botol kopi ganja dihargai sekitar HK$ 80 (Rp 152.000). Lalu satu kaleng bir ganja harganya HK$ 70 (Rp 133.000).

Ini Kafe Ganja Pertama di Hong Kong yang Baru DibukaIni Kafe Ganja Pertama di Hong Kong yang Baru Dibuka Foto: AP/Ist

Kafe Found ini dijadwalkan akan beroperasi penuh pada bulan Oktober mendatang, setelah melakukan soft opening pada bulan September ini.

"Hong Kong merupakan salah satu negara di Asia yang memiliki pasar CBD paling progresif di Asia. Tidak seperti negara lain, Hong Kong juga punya hukum yang cukup progresif mengenai ganja," jelas Fiachra Mullen, selaku pemilik Altum International, supplier CBD di Asia yang mengoperasikan kafe Found.

Mullen berharap dengan kehadiran kafe ganja di Hong Kong bisa membantu menghilangkan stigma tentang produk mengandung CBD. Ia ingin memisahkan CBD dari ganja.

"Kafe Found bisa menjual semua makanan dan minuman mengandung ganja CBD. Selama tidak ada kandungan THC di dalamnya," lanjut Mullen.

Chocolate smoothies (Cocoa blended) topped with whipped cream and cocoa powder in glass cup on white table. Wooden saucer and spoon. Interior coffee shop.Coffee. Foto: iStock

Menurut Pusat Pangan dan Keamanan Pemerintah Hong Kong, di bawah undang-undang Obat Berbahaya, impor ganja ilegal atau produk yang mengandung cannabinoid merupakan tindakan melanggar hukum.

Namun karena CBD tidak termasuk ke dalam obat berbahaya, sehingga penggunaannya di kafe Found tidak termasuk ke dalam pelanggaran pidana.

Selain Hong Kong, beberapa negara di Asia juga punya kafe ganja. Seperti kafe ganja 'Highland' di Thailand, yang mencampur makanan dan minuman dengan ekstrak daun ganja.

Baca Juga: Ini Dia Kafe Bertema Ganja Pertama di Thailand



Simak Video "Duel Minuman Boba Ekonomis, Antara Keluarga Vs Masa Lalu"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)