Veteran Perang Ini Minta Dimakamkan Dalam Peti Mati Bentuk Bungkus Permen Karet

Sonia Basoni - detikFood Minggu, 13 Sep 2020 16:00 WIB
Veteran Perang Ini Minta Dimakamkan Dalam Peti Mati Bentuk Permen Karet Foto: LadBible/KFDTI
Jakarta -

Punya permintaan terakhir yang cukup aneh. Veteran perang ini minta dimakamkan dalam peti mati bentuk bungkus permen karet.

Hampir setiap orang memiliki permintaan terakhir yang berbeda sebelum pergi meninggalkan dunia ini. Seperti seorang veteran Perang Dunia II bernama Suttie Economy dari Virginia, Amerika Serikat.

Baca Juga: Mengunyah Permen Karet Terbukti Bikin Otak Lebih Aktif

Dikutip Ladbible (13/09), pria berusia 94 tahun ini terkenal sering membagikan permen karet ke setiap orang yang ditemuinya. Selama beberapa tahun terakhir kondisi kesehatan Suttie terus menurun. Ia harus dirawat di rumah sakit sebelum dipindahkan ke panti jompo yang ada di Virginia. Meski sudah tua, tapi Suttie tidak bisa lepas dari permen karet kesukaannya.

Veteran Perang Ini Minta Dimakamkan Dalam Peti Mati Bentuk Permen KaretVeteran Perang Ini Minta Dimakamkan Dalam Peti Mati Bentuk Permen Karet Foto: LadBible/KFDTI

Suttie paling suka dengan permen karet Juicy Fruit keluaran Wrigley's. Menurut saudaranya, John Economy, Suttie menganggap permen karet Juicy Fruit ini sebagai simbol untuk misi terakhirnya.

Selama ini ia selalu mengajak orang ngobrol tentang Perang Dunia II dan bagaimana cara menghormati para pejuang. Permen karet ini menjadi salah satu caranya agar lebih akrab dengan orang baru.

Hal ini lah yang membuat Suttie akhirnya memiliki permintaan terakhir. Ia menghubungi temannya, Sammy Oakey, yang memiliki jasa pemakaman untuk membuatkan peti mati mirip seperti bungkus permen karet Juicy Fruit.

Veteran Perang Ini Minta Dimakamkan Dalam Peti Mati Bentuk Permen KaretVeteran Perang Ini Minta Dimakamkan Dalam Peti Mati Bentuk Permen Karet Foto: LadBible/KFDTI

"Selama lebih dari beberapa dekade, Suttie selalu dikenal sebagai pria yang membagikan permen karet Juicy Fruit saat ke restoran, dokter, kantor, pemakaman hingga ke pemadam kebakaran. Ia memberikan permen karet ini ke semua orang," jelas Sammy.

Sammy yakin bahwa Suttie sudah menghabiskan lebih dari ratusan ribu permen karet Juicy Fruit untuk dibagikan ke orang-orang.

"Suttie biasanya datang ke sini dan selalu membawa Juicy Fruit, semua karyawan di sini menyukainya," jelas Sammy. Namun permintaan terakhir Suttie sempat terhalang karena perusahaan Wrigley tidak mengizinkan desain permen karet mereka ditiru untuk peti mati.

Veteran Perang Ini Minta Dimakamkan Dalam Peti Mati Bentuk Permen KaretVeteran Perang Ini Minta Dimakamkan Dalam Peti Mati Bentuk Permen Karet Foto: LadBible/KFDTI

Namun setelah mempertimbangkan beberapa hal, akhirnya pihak Wrigley mengizinkan Suttie untuk dimakamkan dengan peti mati bentuk Juicy Fruit.

"Kami sangat menghargai bagaimana produk kami memainkan peran penting dalam menciptakan banyak momen kebahagiaan untuk semua orang. Jadi ketika Suttie meninggal dunia, ia akan mendapatkan peti mati dengan desain seperti bungkus permen karet yang memberikan banyak kebahagiaan untuknya," pungkas perwakilan Wrigley.

Tak hanya peti mati bentuk bungkus permen karet saja, di Korea Selatan ada kafe kematian yang dibuat untuk melepas stres para pengunjung. Di sini pengunjung bisa berbaring di dalam peti mati.


Baca Juga: Di Kafe Kematian Ini Bisa Lepas Stress dengan Berbaring di Dalam Peti Mati



Simak Video "Nyobain Kue Pukis KFC, Rasanya Premium Banget!"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)