ADVERTISEMENT

5 Fakta Apel Pantai, Tercatat di Buku Rekor Dunia Sebagai Pohon Paling Mematikan

Devi Setya - detikFood
Jumat, 11 Sep 2020 11:00 WIB
5 Fakta Apel Pantai, Tercatat di Buku Rekor Dunia Sebagai Pohon Paling Mematikan
Foto: Getty Images/iStockphoto/shakzu

4. Getahnya membuat kulit melepuh

5 Fakta Apel Pantai, Tercatat di Buku Rekor Dunia Sebagai Pohon Paling Mematikan5 Fakta Apel Pantai, Tercatat di Buku Rekor Dunia Sebagai Pohon Paling Mematikan Foto: Getty Images/iStockphoto/shakzu


Getah pada pohon apel pantai ini mengalir di seluruh batang dan daunnya. Jika terkena getahnya sedikit saja maka akan langsung membuat masalah kulit.Efeknya antara lain melepuh, terbakar, ruam merah dan kulit mengelupas.

Racun pada getah pohon apel pantai ini dikenal dengan sebutan phorbol. Racun yang larut air ini bahkan bisa sangat berbahaya ketika terkena air hujan. Jadi saat hujan, jangan sekali-sekali berteduh di bawah pohon apel pantai ini.

Sementara ada penelitian lain yang menyebutkan ketika batang pohon ini dibakar maka asapnya akan menyebabkan radang dan kebutaan. Inilah alasan kenapa orang tetap membiarkan pohon ini tetap tumbuh karena meskipun dimusnahkan akan menyebabkan bahaya.

5. Wilayah tumbuh apel pantai

5 Fakta Apel Pantai, Tercatat di Buku Rekor Dunia Sebagai Pohon Paling Mematikan5 Fakta Apel Pantai, Tercatat di Buku Rekor Dunia Sebagai Pohon Paling Mematikan Foto: Getty Images/iStockphoto/shakzu


Pohon buah apel pantai banyak tumbuh di beberapa wilayah tropis. Negara yang jadi tempat tumbuh pohon ini antara lain Amerika Utara, Amerika Tengah, Karibia dan Amerika Serikat. Pohon ini banyak tumbuh di pesisir pantai.

Di beberapa pantai publik juga mudah dijumpai pohon ini, namun karena sangat berbahaya, pohon ini kerap diberi tanda peringatan. Biasanya akan dipasangi papan peringatan untuk tidak mendekati pohon ini ataupun menyantap buahnya.

Kendati demikian, pohon apel pantai ini sangat baik untuk ekosistem pantai. Pohon yang rimbun dan kokoh ini mampu menahan angin pantai sehingga membantu melindungi pantai.



Simak Video "Menjajal Menu Buatan Eks Chef Restoran China Ternama"
[Gambas:Video 20detik]

(dvs/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT