Perusahaan Minuman Ini Dihujat Karena Wajibkan Karyawan Bekerja hingga Mati

Sonia Basoni - detikFood Minggu, 23 Agu 2020 17:30 WIB
Coconut Palm Paksa Pegawai Kerja Sampai Mati Foto: Global Times/Visual
Jakarta -

Setiap lowongan pekerjaan pasti punya persyaratan berbeda. Perusahaan minuman di China ini dihujat karena wajibkan karyawan berkerja sampai mati.

Salah satu perusahaan minuman terkenal bernama 'Coconut Palm' di China, tengah menjadi bulan-bulanan netizen karena persayaratan untuk karyawan baru di perusahaan mereka yang kontroversial.

Baca Juga: Makan Cacing Hidup Sampai Ikan Mentah Jadi Hukuman Karyawan di China

Dilansir dari Global Times (23/08), Coconut Palm merupakan minuman kelapa paling populer di China sejak 30 tahun yang lalu. Beberapa waktu lalu perusahaan ini membuka lowongan pekerjaan di internet. Mereka mencari 40 orang yang akan dilatih sebagai manajer di Coconut Palm.

Coconut Palm Paksa Pegawai Kerja Sampai MatiCoconut Palm Paksa Pegawai Kerja Sampai Mati Foto: Global Times/Visual

Namun semua kandidat yang terpilih harus memenuhi dua persyaratan. Harus berdedikasi penuh kepada pekerjaan mereka, termasuk meninggalkan keluarga mereka dan menghabiskan waktu untuk bekerja. Selain itu setiap kandidat harus mau bekerja sepanjang hidup mereka.

Bahkan pihak Coconut Palm meminta kandidat untuk memberikan rumah mereka sebagai jaminan, bahwa para kandidat akan bekerja seumur hidup di perusahaan ini. Setiap kandidat wajib memberikan rumah mereka, jika suatu hari mereka memutuskan untuk mengundurkan diri dari Coconut Palm.

Secara tidak langsung perusahaan Coconut Palm meminta setiap karyawan untuk bekerja tanpa henti hingga mereka meninggal dunia.

Lowongan pekerjaan ini tentunya menimbulkan banyak hujatan dan kritik dari banyak orang di China. Menanggapi kontroversi ini, pihak Coconut Palm mengkonfirmasi bahwa betul mereka tengah mencari 40 calon karyawan untuk dijadikan manajer.

Coconut Palm Paksa Pegawai Kerja Sampai MatiCoconut Palm Paksa Pegawai Kerja Sampai Mati Foto: Global Times/Visual

Bahkan perwakilan SDM dari Coconut Palm menyebutkan bahwa orang-orang yang tidak memiliki rumah sebagai jaminan, tidak bisa melamar kerja untuk posisi manajer ini.

Pihak Coconut Palm menjelaskan bahwa perusahaan akan menggaji 40 karyawan ini dengan angka yang cukup tinggi. Termasuk berbagai keuntungan yang nilainya bisa mencapai 1 juta yuan (Rp 2,1 miliar) gaji dalam satu tahun.

Meski menawarkan gaji yang tinggi tapi praktik kerja yang mengikat ini melanggar hukum ketenagakerjaan di China. Ada peraturan bahwa setiap karyawan bisa memutuskan kontrak kerja mereka, dengan menulis surat pengunduran diri ke perusahaan paling lambat 30 hari sebelumnya.

Coconut Palm Paksa Pegawai Kerja Sampai MatiCoconut Palm Paksa Pegawai Kerja Sampai Mati Foto: Global Times/Visual


"Jadi syarat yang diberikan Coconut Palm itu tidak masuk akal. Di mana syaratnya bersifat mengancam karyawan untuk kerja sampai mati dengan jaminan rumah mereka," pungkas Zhang, salah satu ahli hukum di China.

Karena mengundang banyak kritik, iklan lowongan pekerjaan ini pun dihapus dari internet. Iklan ini dihapus karena melanggar peraturan ketenagakerjaan di China.

China sendiri memang memiliki budaya kerja yang keras. Banyak karyawan yang harus menjalani hukuman makan cacing hingga minum air kencing, jika target perusahaan tidak tercapai.

Baca Juga: Tak Capai Target, Perusahaan China Ini Paksa Karyawannya Minum Air Kencing



Simak Video "Bikin Pizza Nggak Ribet, Pakai Roti Tawar!"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com