Restoran Ini Dikecam karena Sediakan Timbangan Badan untuk Pengunjung

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 18 Agu 2020 13:00 WIB
Restoran dikecam karena timbangan berat badan Foto: Next Shark
Jakarta -

Sebuah restoran dikecam karena menerapkan aturan nyeleneh. Pihaknya menganjurkan pengunjung menimbang berat badan sebelum bersantap untuk menentukan jumlah makanan yang harus dipesan.

Dikabarkan Next Shark (17/8), restoran yang jadi perbincangan itu bernama Chuiyan Fried Beef yang ada di Provinsi Hunan, China. Mereka menaruh timbangan badan di depan restoran, lengkap dengan catatan rekomendasi jumlah porsi yang harus dipesan pengunjung berdasarkan berat badannya.

Sebagai contoh, wanita yang berat badannya di bawah 40 kg direkomendasikan untuk memesan dua porsi makanan. Sedangkan pria yang beratnya 70-80 kg bisa memesan tiga porsi makanan.

Baca Juga: Makan di Restoran Ini Cukup Bayar Sesuai Berat Badan

Restoran dikecam karena timbangan berat badanRestoran dikecam karena timbangan berat badan Foto: Next Shark

Chuiyan Fried Beef memberlakukan aturan ini setelah presiden China, Xi Jinping meluncurkan kampanye nasional untuk mengatasi tingkat pembuangan makanan di China yang sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Namun aturan ini ternyata malah memunculkan 'serangan balik' untuk restoran.

Chuiyan Fried Beef dikecam karena menerapkan aturan yang tak masuk akal. Komentar negatif juga banyak berdatangan untuk mereka di situs media sosial China, Weibo.

Menanggapi hal ini, pihak restoran memberi komentar di Weibo pada 15 Agustus 2020. Mereka meminta maaf secara online. "Tujuan kami untuk mengajak orang-orang agar tidak membuang makanan dan supaya mereka memesan dengan cara yang sehat. Kami tidak pernah memaksa pelanggan untuk menimbang berat badan," ujar pihak restoran.

Keterangan tambahan disampaikan Tan Yan, selaku presiden jaringan restoran Chuiyan Fried Beef. Ia menekankan tiap pelanggan yang menimbang berat badan di restoran mereka itu atas dasar kemauan sendiri, bukan karena keharusan.

Restoran dikecam karena timbangan berat badanRestoran dikecam karena timbangan berat badan Foto: Next Shark

"Banyak pengunjung wanita suka menimbang berat badan sendiri, dan hasil timbangan dikirim langsung ke ponsel mereka, tidak ditampilkan di timbangan. Jadi ini tidak melanggar privacy," kata Tan Yan. Ia bahkan tidak berniat menghentikan kampanye timbang berat badan ini.

Tan Yan juga mengatakan pihaknya mencari cara untuk meningkatkan pelayanan mereka. Salah satunya dengan menampilkan informasi nutrisi untuk tiap makanan yang ditawarkan.

Sebelum Chuiyan Fried Beef, restoran Soulid Korean BBQ di Singapura juga mengeluarkan peraturan soal berat badan. Mereka menawarkan diskon 15 persen untuk pengunjung yang berat badannya kurang dari indeks massa tubuh (BMI).

Karenanya restoran meletakkan timbangan dan alat ukur tinggi badan di restoran. Mereka merujuk pada angka BMI yang sehat yaitu berkisar antara 18,5 hingga 22,9. Meski diskon yang ditawarkan tak banyak, banyak pengunjung yang tertarik mengukur BMI mereka.

Baca Juga: Resto K-BBQ Ini Beri Diskon Spesial bagi Pengunjung yang Berat Badannya Kurang



Simak Video "Bikin Laper: Ayam Kremes dan Sambal Daging yang Nagih"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com