Ciptakan Lapangan Kerja Saat Pandemi, Bengkulu Gelar Pelatihan Barista Gratis

Hery supandi - detikFood Senin, 10 Agu 2020 17:16 WIB
pelatihan barista bengkulu Foto: Hery supandi/detikcom
Jakarta -

Pemerintah provinsi Bengkulu menggelar pelatihan barista gratis, bekerja sama dengan pengusaha coffee shop lokal. Harapannya bisa menciptakan lapangan kerja baru di tengah pandemi.

Dalam rangka membuka lapangan kerja baru di masa pandemi covid-19, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Bencoolen Coffee menggelar pelatihan barista gratis seprovinsi Bengkulu. Langkah ini juga dalam rangka mengangkat ekonomi para petani kopi Bengkulu dan membudayakan kopi Bengkulu ditengah-tengah masyarakat sekaligus juga dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke 75. Selain mendapatkan ilmu meracik kopi, peserta yang beruntung akan mendapatkan paket alat penyeduhan dan kopi premium khas Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan di masa pandemi ini banyak terjadi pemutusan lapangan kerja, sehingga gerak ekonomi banyak yang tersendat. Karenanya pemerintah provinsi menginisiasi adanya program pelatihan barista gratis untuk seluruh warga yang ada di Bengkulu.

"Langkah ini sangat efektif di masa pandemi Covid-19 agar bisa tercipta lapangan kerja baru, sekaligus bisa melatih warga untuk bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri seperti halnya membuka kedai kopi Bengkulu," ujar Rohidin Mersyah saat dikonfirmasi, Senin (09/08).

pelatihan barista bengkulupelatihan barista bengkulu Foto: Hery supandi/detikcom

Rohidin mengatakan program pelatihan barista ini juga dalam rangka ikut mempromosikan kopi Bengkulu. Tujuannya agar masyarakat bisa meracik kopi sesuai dengan standar penyeduhan kopi agar menghasilkan cita rasa kopi yang sempurna.

"Bila nanti 1.315 desa yang ada di provinsi Bengkulu telah memiliki kedai dengan standar penyeduhan kopi yang sama, maka setiap ada yang datang ke Bengkulu akan mendapatkan racikan kopi Bengkulu yang sama dan berkualitas," jelas Rohidin.

Rohidin meminta agar anak-anak milenial dan para pencari kerja mau memanfaatkan momen ini, karena kopi Bengkulu juga sudah cukup dikenal, apalagi kebutuhan kopi dunia juga sangat meningkat saat ini. Hal ini membuktikan kalau bidang usaha kopi ini memiliki prospek yang menjanjikan.

"Mari manfaatkan kesempatan ini karena usaha di bidang kopi saat ini cukup menjanjikan karena mayoritas semua orang adalah para penikmat kopi," kata Rohidin.

Selain ada pelatihan barista gratis, dalam rangka ikut membudayakan minum kopi Bengkulu juga memiliki program satu desa satu warkop bagi seluruh desa yang ada di provinsi Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan program satu desa satu warkop ini akan menghidupkan geliat perekonomian di desa karena penikmat kopi ini hampir semua kalangan.

"Pemerintah provinsi sangat mendukung program ini karena memiliki dampak yang positif bagi provinsi kita yang memiliki kopi jenis robusta yang cukup banyak," ujar Rohidin.

Rohidin mengatakan dengan adanya pelatihan barista gratis tentu saja akan memiliki manfaat yang positif bagi pemuda dan pemudi agar terciptanya lapangan kerja baru di bidang perkopian, apalagi bisa disandingkan dengan program satu desa satu warkop.

"Ini juga bisa menjadi program baru bagi bumdes dalam ikut menciptakan lapangan kerja baru dan membuat adanya pemasukan di desa," jelas Rohidin.

Rohidin juga berharap SKPD dilingkungan provinsi dan kabupaten bisa ikut mendukung program satu desa satu warkop, terutama kabupaten yang menjadi penghasil kopi, karena semakin banyak orang minum kopi Bengkulu justru kopi yang dihasilkan oleh para petani akan terserap didalam provinsi dan bisa membantu meningkatkan ekonomi para petani kopi.

"Apa lagi saat ini adanya program prakerja, ini bisa disandingkan dengan program yang kita miliki sehingga sangat berkaitan erat, ada segi permodalan dan ada segi penguatan kemampuan," papar Rohidin.

Rohidin meminta dinas terkait agar bisa ikut menyukseskan program ini, termasuk dinas tenaga kerja agar bisa mengarahkan para pencari kerja yang ikut program prakerja untuk mengambil program pelatihan barista, sedangkan dari segi permodalan bisa dibantu dari bumdes ataupun dinas terkait sehingga dapat menimbulkan lapangan kerja baru di desa ataupun kota.

pelatihan barista bengkulupelatihan barista bengkulu Foto: Hery supandi/detikcom

Sementara itu koordinator pelatihan barista Bencoolen Coffee Bengkulu Fice Rely mengatakan kegiatan ini dalam rangka ikut memeriahkan hari kemerdekaan, sekaligus ikut merayakan hari kemerdekaan kopi Bengkulu. Pelatihan barista gratis ini akan membantu kawan-kawan yang ingin membuka kedai di desa atau ditempat mereka tinggal.

"Pelatihan barista gratis bisa secara virtual dan langsung datang ke kedai Bencoolen Coffee yang berada di Anggut, siapa saja boleh ikut baik pemuda desa ataupun kota," ujar Fice saat diwawancara, Senin (09/08).

Barista yang terampil adalah solusinya jelas Fice, karena bila kopi diracik oleh tangan yang menguasai tehnik penyeduhan maka akan menghasilkan rasa yang sempurna dan memiliki ciri atau keunikan tersendiri yang akan membuat penikmat kopi merasakan sensasi yang berbeda dan menarik.

"Agar setiap pemuda dipelosok Bengkulu dapat menjadi peracik kopi yang baik," papar Fice.

Fice menjelaskan peserta cukup mendaftar secara online di link yang telah disediakan http://www.bencoolencoffee.com/pelatihanbarista/, bila tidak atau mengalami kesulitan mendfatar secara online pada link yang disediakan, bisa langsung menghubungi kontak person yang tertera pada brosur yang ada.

"Jadi nanti bila semua pemuda desa telah memiliki ilmu meracik kopi maka siapapun yang datang ke Bengkulu dan datang ke desa ataupun daerah yang ada di Bengkulu maka akan merasakan racikan kopi yang sama dan nikmat khas Bengkulu," tambah Fice.



Simak Video "Unik! Cuma di Starbucks Ini Kamu Dilayani Barista Kakek-kakek"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)