Samba Lokan Makanan Khas Mukomuko yang Berempah Lezat

Hery supandi - detikFood Senin, 06 Jul 2020 10:30 WIB
lokan bengkulu Foto: Hery supandi/detikcom
Bengkulu -

Jika berkunjung ke Kabupaten Mukomuko jangan lupa mencicipi makanan khasnya samba lokan. Lokan atau kerang ini merupakan 'kasur' buaya saat tidur di sungai

Samba lokan atau rendang lokan merupakan makanan khas kabupaten Mukomko Bengkulu. Makanan ini terbuat dari kerang yang berasal dari sungai. Konon lokan atau kerang yang ada di sungai ini kerap menjadi alas buaya saat tidur di dalam sungai.

Samba atau rendang lokan ini, merupakan makanan yang yang dibuat dari kerang, santan kelapa, dan bumbu-bumbu. Kerang direndam selama satu hari agar menghilangkan aroma tanah di dalamnya. Daging kerang dilepaskan dari cangkangnya selanjutnya di cuci dan direbus selama 4 jam.

Lokan kemudian dimasak bersama bumbu rempah hingga bumbunya meresap kental dan menjadi kering atau jadi samba lokan.

lokan bengkululokan bengkulu Foto: Hery supandi/detikcom


"Lokan kita dapat dari warga yang berprofesi sebagai pencari lokan, kalau bahan baku lokan kita tersedia banyak karena sepanjang sungai di Mukomuko banyak terdapat lokan," jelas salah seorang perajin samba lokan di kabupaten Mukomuko, Oswari.

Samba lokan atau rendang lokan ini, memiliki aroma dan rasa yang khas dibanding rendang lainnya. Karenanya masakan ini menjadi menu favorit masyarakat Mukomuko terutama pada saat idul fitri. Rendang lokan ini biasanya dimakan setelah sholat idul fitri dan dipadukan dengan lontong atau nasi.

Lokan ini, cukup banyak ditemui di kabupaten Mukomuko, karena daerah ini banyak sungai yang besar sehingga banyak terdapat lokan. Para perajin samba lokan tidak takut kehabisan bahan baku, apa lagi sebagian besar warga di sana i banyak yang menjadi nelayan lokan.

lokan bengkululokan bengkulu Foto: Hery supandi/detikcom


Oswari mengatakan bila menjelang lebaran permintaan samba lokan ini meningkat,bisa 40 hingga 100 kg per hari. Untung lokan didapat dengan mudah. Oswari mengaku, samba lokan ini selain diminati masyarakat Mukomuko, saat ini juga banyak permintaan dari luar daerah.

"Samba lokan ini dijadikan menu utama saat makan malam, bahkan saat ini dijadikan oleh-oleh bagi masyarakat yang datang berkunjung ke Mukomuko, terkadang kalau ada tamu dari pemerintah samba lokan dijadikan bingkisan untuk tamu," ujar Oswari pada detikcom, Minggu (5/7).

Samba lokan, ini biasanya dijual Rp 140 ribu per kilogramnya, dan siap disantap. Lauk ini juga dapat disimpan dalam waktu lama di dalam kulkas dan bisa dihangatkan kembali saat akan dimakan.



Simak Video "Mencicipi Bola-bola Rendang Lokan yang Mirip Takoyaki"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)