Kaviar Ini Diambil Dari Jeruk Lemon Termahal di Dunia

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 01 Agu 2020 06:00 WIB
Kaviar Jeruk Lemon Foto: Lime/GBS/iStock
Jakarta -

Kaviar merupakan telur ikan sturgeon. Berbeda dengan kaviar satu ini. Kaviar ini diambil dari jeruk lemon kecil termahal di dunia. Seperti apa?

Ada anekdot yang mengatakan bahwa orang Prancis mampu membuat semua makanan terlihat mewah dan menjadi mahal. Hal itu dibuktikan dalam lemon kaviar yang populer di Prancis.

Baca Juga: Petani Thailand Panen Telur Semut Untuk Dimakan

Kaviar Jeruk LemonKaviar Jeruk Lemon Foto: Lime/GBS/iStock

Dilansir dari Great Big Story (31/07), ada pertanian khusus di Eus, Prancis, yang menanam jeruk lemon jenis finger lime. Karena bentuk buahnya yang mirip seperti jari-jari manusia.

Jenis lemon ini sebenarnya berasal dari Australia namun banyak dikembangkan di Prancis untuk diambil bulir-bulir buahnya.Bulir-bulirnya yang berwarna merah muda dengan bentuk bulat kecil, membuat tampilannya menyerupai telur ikan atau kaviar. Sehingga muncul lah sebutan lemon kaviar.

Etienne dan Perrine Schaller merupakan petani pertama di Prancis yang menanam lemon kaviar untuk dijual secara komersil. Mereka berdua mulai menanam finger lime ini sekitar sepuluh tahun yang lalu.

Kaviar Jeruk LemonKaviar Jeruk Lemon Foto: Lime/GBS/iStock

"Rasa dari lemon kaviar ini sebenarnya sangat unik. Rasanya akan berbeda sesuai tingkat kematangannya, tapi dominan rasa asam seperti lemon pada umumnya. Selain itu lemon kaviar ini juga bisa mengeluarkan aroma seperti serai," jelas Perrine.

Tentunya harga lemon kaviar ini juga mahal seperti kaviar dari ikan sturgeon. Bahkan lime finger masuk ke dalam lemon termahal di dunia. Kisaran harganya mencapai 300 USD (Rp 4,8 juta) per kilonya.

"Harganya yang mahal karena lemon kaviar ini selalu dijual dalam jumlah yang sedikit. Apalagi pohonnya tidak berbuah banyak. Proses penanaman dan perawatannya cukup rumit," lanjutnya.

Kaviar Jeruk LemonKaviar Jeruk Lemon Foto: Lime/GBS/iStock

Untungnya Etienne dan Perrine Schaller tinggal di Eus, di mana wilayah itu selalu tersinari matahari sepanjang tahun hingga proses penanaman lemon lebih mendukung.

Sekarang Eitienne dan Perrine sukses menjual lemon kaviar mereka ke lebih dari 25 restoran Michelin Star di Prancis. Banyak chef terkenal di sana yang menggunakan lemon kaviar ini untuk hiasan hingga menambah kesan elegan dari makanan yang mereka sajikan.

Selain kaviar dari lemon, di Thailand dan Meksiko juga punya kaviar sendiri. Biasanya orang-orang di sana menyantap kaviar dari telur semut sebagai topping makanan yang enak. Sementara di Thailand, telur semut jadi topping salad pedas yang segar.

Baca Juga: Kaviar Khas Meksiko Ini Berasal dari Telur Semut



Simak Video "Es Timun Suri Cincau, Segar dan Manis untuk Buka Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)