Fakta Menarik Jelly Belut, Makanan Tradisional Inggris Berusia 150 Tahun

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 25 Jul 2020 14:30 WIB
- Foto: iStock/Ist

4. Rasa yang Enak

-- Foto: iStock/Ist

Setelah dimasak dan didinginkan, jelly belut siap disajikan. Sementara untuk hidangan pelengkapnya cukup beragam. Jelly belut bisa dimakan langsung seperti camilan atau jadi menu makanan utama yang mengenyangkan.

Beberapa orang di Inggris suka menyantapnya dengan potongan pie. Terkadang ada juga yang menambahkan lada, rempah, hingga saus kental yang gurih.

Sementara untuk rasa dari jelly belut ini banyak yang memujinya karena cukup enak. Teksturnya lembut tapi tidak lembek. Meski menggunakan belut tapi hidangan yang satu ini tidak amis jika dimasak dengan benar.


5. Popularitasnya yang Menurun

-- Foto: iStock/Ist

Meski sempat jadi jajanan hits di era Victoria, tapi semakin berjalannya waktu hidangan jelly belut ini mulai ditinggalkan banyak orang. Kebanyakan generasi muda di Inggris enggan menyantap jajanan tradisional ini.

Jumlah restoran yang menyajikan hidangan belut dan jelly belut juga terus berkurang setiap tahunnya karena sepi pembeli. Di tahun 1995 saja jumlah restoran belut di Inggris hanya tersisa 87 restoran dan terus berkurang.

Sementara banyak penjual belut yang mengaku bahwa dalam satu minggu mereka hanya mampu menjual 6-10 belut. Padahal dulu jumlahnya bisa mencapai puluhan. Kini jelly belut bisa ditemukan di beberapa toko makanan lokal hingga pasar tradisional di Inggris.

Baca Juga: Ini Tradisi Sembelih Ikan Paus yang Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua

(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com