Duh! Masih Banyak yang Makan Sup Daging Anjing di Korea Selatan

Sonia Basoni - detikFood Rabu, 22 Jul 2020 12:30 WIB
Sup Daging Anjing Foto: Jam Press/Wiki
Jakarta -

Selain di China, konsumsi daging anjing masih cukup tinggi di Korea Selatan. Banyak orang di sana yang masih makan sup daging anjing.

Baru-baru ini organisasi pecinta hewan bernama NoToDogMeat membagikan foto-foto yang mengejutkan. Dalam foto itu terpampang puluhan anak anjing di dalam kandang kecil yang akan dimasak jadi sup daging anjing di Korea Selatan.

Baca Juga: Kisah Seram Budaya Makan Daging Anjing di Berbagai Negara

Meski NoToDogMeat tidak bisa memastikan lokasi yang pasti foto-foto ini diambil, tapi mereka yakin bahwa anjing-anjing malang itu akan berakhir di mangkuk sup.

Dilansir dari Daily Mail UK (22/07), hidangan ini dikenal dengan nama boshintang. Hidangan sup tradisional yang menggunakan daging anjing sebagai bahan utamanya. Sup ini sudah masuk ke dalam tradisi lama di Korea Selatan.

Sup Daging AnjingSup Daging Anjing Foto: Jam Press/Wiki

Untuk daging anjing yang digunakan dalam sup biasanya diambil dari peternakan anjing, anjing liar, sampai anjing curian yang disiksa dulu sebelum dibunuh.

Organisasi NoToDogMeat mendesak agar praktik memakan sup daging anjing ini segera di boikot. Mereka juga meminta orang-orang di Korea Selatan untuk berpikir dua kali sebelum menyantap sup daging anjing.

Ditambah masuknya Boknals, yaitu puncak tertinggi dari musim makan daging anjing menurut kalender China. Karena kebanyakan orang-orang memakan daging anjing di musim panas saat suhu udara sedang tinggi. Boknal jatuh dari tanggal 19 Juli - 29 Juli di tahun ini.

Sup Daging AnjingSup Daging Anjing Foto: Jam Press/Wiki

"Selama beberapa tahun terakhir, aktivis kami menyaksikan pemandangan horor dari orang-orang Korea menyantap daging anjang di pasar Moran. Di tahun 2012, pemerintah Inggris membuat petisi untuk menutup pasar Moran. Lalu di tahun 2017, pemerintah kota Seoul akhirnya memerintahkan pembongkaran rumah jagal anjing di pasar tersebut," jelas Julia de Cadenet, selaku CEO dari NoToDogMeat.

Tak hanya di tahun 2017, di tahun 2018 pun pemerintah Seoul berperan aktif dalam membasmi penjual daging anjing di pasar Moran. Pasar ini sendiri dikenal menjual puluhan ribu ekor anjing setiap tahunnya.

"Bagi kami ini merupakan sinyal adanya perubahan setelah beberapa pasar yang menjual daging anjing mulai tutup. Tentu saja daging anjing masih dijual, beberapa peternakan anjing masih ada, tetapi kami melihat kemajuan," pungkas Julia.

Sup Daging AnjingSup Daging Anjing Foto: Jam Press/Wiki

Kini tidak semua orang di Korea Selatan menyantap boshintang. Beberapa warga di Korea Selatan bahkan ikut dalam aksi protes untuk menghentikan konsumsi daging anjing di sana.

Tak hanya di Korea, konsumsi daging anjing juga jadi sorotan di Kamboja. Menurut data yang ada, setidaknya ada lebih dari 3 juta ekor anjing yang dibunuh di Kamboja setiap tahunnya.

Baca Juga: Tak Hanya di China, Jutaan Anjing di Kamboja Juga Dipotong untuk Dimakan



Simak Video "Mencoba Thai Tea Kekinian, Murah dan Segar"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)