Nasi Goreng Mantul

Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, Kondang di Jakarta Sejak 1958

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 17 Jul 2020 19:00 WIB
Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih Foto: dok. detikFood
FOKUS BERITA Nasi Goreng Mantul

2. Bumbu dan racikan Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Nasi Goreng Kambing Kebon SirihNasi Goreng Kambing Kebon Sirih Foto: dok. detikFood

Lantas apa yang membuat racikan nasi goreng kambing di sini istimewa? Ternyata karena tampilan dan rasanya yang mirip nasi kebuli khas Arab. Tak main-main, bumbunya menggunakan banyak rempah.

Di antaranya kapulaga, cengkeh, jintan, sereh, lada, hingga kunyit. Semakin nikmat karena nasi dimasak dengan tambahan minyak samin Cap Onta. Konon minyak inilah yang membuat rasa gurih nasi goreng kambing lebih nendang.

Primadonanya tentu saja potongan daging empuk yang banyak. Teksturnya empuk dan tak bau prengus. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih lalu disajikan dengan emping, acar segar isi kol dan timun, serta guyuran sambal cabai merah di piring terpisah.

3. Kambing didatangkan dari supplier khusus

Nasi Goreng Kambing Kebon SirihNasi Goreng Kambing Kebon Sirih Foto: dok. detikFood

Kambing yang dipakai Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih selalu didatangkan dari supplier khusus. Dikutip dari CNBC Indonesia (22/09/19), Rahadi selaku anak keenam almarhum Haji Nein menjelaskannya lebih lanjut.

Ia memakai kambing dari supplier Haji Ajam yang ada di Tanah Abang. Yang dipakai adalah potongan daging kambing paling empuk. Dan ini harus dihabiskan dalam sehari. Kalau sudah lewat sehari, daging kambing tidak akan digunakan lagi.

Rahadi menjelaskan kalau daging kambing sudah dua hari, aromanya sudah beda dan tidak enak dimakan. Dalam sehari, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih bisa memasok lebih dari 100 kg daging kambing.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
FOKUS BERITA Nasi Goreng Mantul
FOKUS BERITA Nasi Goreng Mantul

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com