Kakek Penjual Es Krim Ini Semangat Keliling Meski Gerobaknya Rusak

Yenny Mustika Sari - detikFood Kamis, 25 Jun 2020 17:30 WIB
Kakek Penjual Es Krim di Surabaya Foto: Instagram @kokobuncit
Jakarta -

Seorang kakek di Surabaya masih semangat berjualan es krim meski usianya sudah lanjut. Bahkan ia harus menuntun gerobaknya yang rusak saat berjualan.

Penjual makanan di Indonesia banyak yang sudah berusia lanjut. Namun banyak dari mereka yang masih kuat berjualan tanpa rasa lelah sedikitpun. Ini karena mereka dituntut memenuhi kebutuhan sehari-hari yang serba kekurangan.

Kisah penjual makanan berusia lanjut pun banyak menarik perhatian. Dengan ketekunannya, mereka bisa menginspirasi kaum muda untuk terus semangat dan bersyukur dalam menjalani hidup.

Kakek Penjual Es Krim di SurabayaKakek Penjual Es Krim di Surabaya Foto: Instagram @kokobuncit

Seperti kisah seorang kakek penjual es krim di Surabaya ini. Lewat akun Instagram @kokobuncit, kakek penjual es krim ini diketahui bernama Siamin yang merupakan orang asli Lamongan. Kakek Siamin telah berusia 60 tahunan dan mengadu nasib di Surabaya sebagai penjual es krim.

Baca Juga: Berusia Hampir 100 Tahun, Para Penjual Makanan Ini Tetap Semangat Lestarikan Kuliner Indonesia

Kakek Siamin berjualan es es krim di sekitar SPBU Kertajawa, Surabaya. Harganya sangat terjangkau yaitu Rp 5.000 per porsinya. Rasa yang ditawarkan pun beragam, seperti cokelat, stroberi, melon, vanila, dan lainnya.

Kakek Penjual Es Krim di SurabayaKakek Penjual Es Krim di Surabaya Foto: Instagram @kokobuncit

Es krim tersebut bukan hasil produksinya sendiri melainkan dari orang lain yang kemudian ia membantu memasarkan. Keuntungan yang ia dapatkan dari berjualan tidak seberapa namun kakek Siamin tetap bersyukur.

Kakek Siamin juga sempat menceritakan kalau gerobak yang ia gunakan untuk berjualan sudah usang dan rusak. Namun pihak produsennya tidak mau mengganti gerobak tersebut, jadi kakek Siamin harus menuntun gerobak tersebut saat berjualan.

Kakek Penjual Es Krim di SurabayaKakek Penjual Es Krim di Surabaya Foto: Instagram @kokobuncit

Selain itu, ada juga kisah penjual burger di Yogyakarta yang sudah tua renta namun masih semangat berjualan. Ia biasa dikenal dengan panggilan Mbah Wahadi dan sudah berusia sekitar 70 tahun.

Kakek penjual burger dengan nama 'Burger Dinar' itu kerap terlihat di sekitaran SPBU Jalan Kaliurang (Jakal). Burger yang Mbah Wahadi jual harganya terjangkau yaitu Rp 7.000 saja. Isiannya terdiri dari beef patty, timun, tomat, dan bawang bombai, ada juga tambahan seperti telur ceplok.

Baca Juga: Mengharukan! 5 Kakek Nenek Ini Berjualan Makanan Demi Menyambung Hidup



Simak Video "Bikin Laper: All You Can It Sabu-sabu Kuah Tomyam di Serpong"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)