ADVERTISEMENT

Disebut Bisa Bikin Otak Lemot, Ini Mitos dan Fakta Seputar MSG

Devi Setya - detikFood
Kamis, 18 Jun 2020 16:30 WIB
Studio shot of a young man scratching his head in confusion against a gray background
Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

4. MSG membuat bodoh

Studio shot of a young man scratching his head in confusion against a gray backgroundStudio shot of a young man scratching his head in confusion against a gray background Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages


Ungkapan ini paling sering disematkan sebagai tudingan pada MSG. Banyak orang beranggapan kalau sering mengonsumsi makanan yang mengandung MSG maka akan menurunkan fungsi kerja otak sehingga membuat bodoh.

Dari semua penelitian yang dilakukan, tercatat tidak ada korelasi antara konsumsi MSG dengan kebodohan. Pernyataan MSG bisa menyebabkan kebodohan, adalah mitos yang menyesatkan.

5. MSG secara alami terkandung dalam makanan

Roti Panggang Topping JamurRoti Panggang Topping Jamur Foto: iStock


Meskipun tanpa ditambahkan MSG, pada nyatanya MSG secara alami sudah terkandung dalam makanan. MSG adalah zat alami yang mengeluarkan rasa gurih pada makanan.

Ada beberapa makanan yang meningkatkan rasa gurih karena mengandung MSG alami. Makanan itu antara lain tomat, jamur dan sawi putih. Jadi jangan heran kalau jamur kerap diolah jadi kaldu untuk menambah rasa gurih makanan.

Baca juga : Ini Penjelasan Soal MSG dan Gluten yang Sering Dicap Tidak Sehat (1)



Simak Video "Bikin Laper: Enaknya Kulineran Malam Sambil Makan Bakmi Nyemek"
[Gambas:Video 20detik]

(dvs/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT