Pasangan Ini Tertangkap Racuni Anjing dan Kucing Untuk Dijual Dagingnya

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 18 Jun 2020 12:30 WIB
Pasangan Ini Tertangkap Racuni Anjing dan Kucing Untuk Dijual Dagingnya Foto: AFP/VnExpress
Jakarta -

Pasangan asal Vietnam ini dituduh membunuh dan meracuni banyak anjing dan kucing untuk diambil dagingnya. Selanjutnya mereka menjual ke toko makanan dan pasar.

Sama seperti di China, daging anjing dan kucing dianggap sebagai salah satu hidangan eksotik yang digemari banyak orang. Di Vietnam, daging anjing bisanya disantap dengan arak beras atau bir. Sementara daging kucing meski tidak terlalu populer tapi masih banyak restoran di sana yang menyajikan menunya.

Baca Juga: Kini Daging Kucing Goreng Jadi Santapan Populer di Vietnam

Pasangan Ini Tertangkap Racuni Anjing dan Kucing Untuk Dijual DagingnyaPasangan Ini Tertangkap Racuni Anjing dan Kucing Untuk Dijual Dagingnya Foto: AFP/VnExpress



Dilansir dari Daily Sabah (17/06), beberapa warga di Provinsi Thanh Hoa menemukan beberapa potongan tubuh hewan peliharaan mereka berceceran di jalan.

Warga langsung menghubungi polisi setempat dan kemudian berhasil menangkap pria dan wanita yang tertangkap mengumpulkan bangkai anjing dan kucing di tas mereka. Di dalam tas mereka ada sianida dan beberapa peralatan untuk membunuh hewan-hewan tersebut.

Setidaknya ada 30 ekor anjing dan kucing yang mereka bunuh di rumah sewaan mereka. Setelah ditangkap pasangan ini mengaku mencuri anjing dan kucing di beberapa pedesaan warga.

Setelah mereka ambil dagingnya, pasangan kekasih bernama Nguyen Van Phuong dan Hoang Thi Phuong ini kemudian menjualnya ke toko makanan atau pasar-pasar tradisional di sana.

Pasangan Ini Tertangkap Racuni Anjing dan Kucing Untuk Dijual DagingnyaPasangan Ini Tertangkap Racuni Anjing dan Kucing Untuk Dijual Dagingnya Foto: AFP/VnExpress


Menanggapi hal ini banyak organisasi pelindung hewan yang meminta pemerintah Vietnam menindak tegas. Mereka meminta pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan memakan daging anjing dan kucing.

Lewat data yang dihimpun oleh organisasi Four Paws, setidaknya lebih dari 30 juta anjing dibunuh untuk dimakan setiap tahunnya di Asia. Beberapa negara yang mengonsumsi daging anjing ada Vietnam, China dan Kamboja.

Sementara itu belum ada data yang menjelaskan berapa banyak jumlah kucing yang dibunuh namun diprediksikan jumlahnya mencapai jutaan.

Pasangan Ini Tertangkap Racuni Anjing dan Kucing Untuk Dijual DagingnyaPasangan Ini Tertangkap Racuni Anjing dan Kucing Untuk Dijual Dagingnya Foto: AFP/VnExpress


Pada tahun 2018 lalu pemerintah kota Hanoi memang sudah mendorong para warga untuk berhenti mengonsumsi daging anjing. Menurut mereka daging anjing bisa memperburuk citra kota sekaligus berisiko tinggi menyebarkan rabies.

Tapi perburuan anjing dan kucing ilegal untuk pasokan daging di sana masih banyak dilakukan secara ilegal. Banyak anjing dan kucing yang dicuri selama beberapa tahun terakhir. Setidaknya ada lebih dari lima orang yang tertangkap karena kasus ini di Provinsi Nghe An.

Bahkan beberapa pencuri anjing sempat memicu emosi warga sehingga para pencuri ini sering dipukuli sampai meninggal oleh para warga.

Sebelumnya Vietnam juga terkenal dengan jajanan kaki limanya yaitu sate kebab dari daging anjing. Makanan ini cukup menuai kecaman dari berbagai pihak.

Baca Juga: Hiii... Kebab di Vietnam Ini Dibuat dari Potongan Daging Anjing



Simak Video "Menjajal Banh Trang Nuoung, Street Food Khas Vietnam"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)