Mantan General Manager Ini Jadi Penjual Cincau, Bukti Roda Kehidupan Berputar

Devi Setya - detikFood Minggu, 31 Mei 2020 10:00 WIB
general manager jadi tukang cincau Foto: youtube
Jakarta -

Ada kisah menarik dibalik profesi penjual cincau ini. Tak ada yang menyangka kalau dulunya ia seorang general manager dengan gaji perbulan Rp 100 juta.

Lewat youtube channel Gavy Story, penjual cincau bernama Hasanuddin ini membagikan kisah hidupnya. Pria berusia 65 tahun ini ternyata punya perjalanan hidup yang inspiratif.

Hasanuddin bercerita kalau masa mudanya bergelimang harta. Bagaimana tidak, ia dulu bekerja sebagai General Manager di perusahaan hiburan. Penghasilannya sebulan mencapai angka Rp 100 juta. Tapi kini, ia memilih menjadi penjual cincau.

general manager jadi tukang cincaugeneral manager jadi tukang cincau Foto: youtube


Baca juga : Balas Prank Sembako 'Sampah', Pengusaha Ini Bagi Sembako Isi Uang


Dengan tubuhnya yang sudah tua, Hasanuddin berjalan keliling menjajakan es cincau dan es nanas racikannya. Mengandalkan gerobak sederhana, Hasanuddin menawarkan es setiap hari. Tampilannya sederhana, tak ada yang tahu kalau ia dulunya hidup nyaman dengan harta terjamin.

"Sejahtera ya pokoknya dulu. Dulu punya rumah tingkat di Jakarta, punya mobil, komplit lah," kenang Hasanuddin.

Pria ramah ini juga mengaku memilih masuk Islam sejak 22 tahun yang lalu. Meski kini hidupnya pas-pasan, tapi ia mengaku lebih tenang.

Berulang kali Hasanuddin mengucap syukur atas hidupnya kini. Meski segalanya serba terbatas tapi keadaan ini dianggap jauh lebih baik dibanding saat ia bergelimang harta.

Kini penghasilannya jauh dari zaman dulu saat masih menjadi General Manager. Segelas es cincau dan es nanas yang ia jual harganya hanya Rp 5.000.

general manager jadi tukang cincaugeneral manager jadi tukang cincau Foto: youtube


Baca juga : 5 Kisah Penjual Cilok yang Sukses Jadi Pengusaha Sukses


Untuk mendapatkan uang Rp 100 ribu saja, Hasanuddin harus keliling seharian. Tak jarang ia kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhannya.

Setelah meninggalkan Jakarta, Hasanuddin memilih pindah ke Sukabumi. Kini setiap hari ia sibuk keliling kawasan Cikole sampai ke Degung Kota Sukabumi. Ia juga biasa mangkal di dekat kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Video berdurasi 16 menit ini langsung mendapat banyak perhatian netizen. Sejak diunggah Januari 2020, video sudah dilihat lebih dari 2,4 juta kali. Reaksi netizen juga banyak yang memuji dan menyemangati Hasanuddin. Tak sedikit juga yang memiliki pengalaman sama.



Simak Video "5 Kuliner Enak di Fresh Market PIK yang Top Abis"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)