Tak Perlu Panic Buying, Hitung Kebutuhan Makanan Karantina Pakai Kalkulator Ini

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 06 Apr 2020 13:30 WIB
Kalkulator online untuk hitung bahan makanan karantina Foto: Istimewa
Jakarta -

Tak perlu panic buying, kebutuhan makanan saat karantina bisa dihitung tepat. Kalkulator bahan makanan ini siap membantu!

Panic buying terjadi di banyak negara sejak virus corona mewabah. Ramai-ramai orang ke pasar hingga supermarket untuk membeli bahan makanan dalam jumlah banyak. Saking banyaknya bahkan seperti menimbun makanan.

Nyatanya panic buying terbukti tidak efektif. Selain memunculkan efek kepanikan yang sifatnya 'menular', banyak makanan hasil pembelian panic buying juga terbuang sia-sia. Mereka yang panic buying tidak memperhitungkan masa kedaluwarsa bahan makanan.

panic buyingpanic buying Foto: Istimewa

Baca Juga: Efek 'Panic Buying', Banyak Makanan yang Dibuang ke Tempat Sampah

Alih-alih asal membeli dalam jumlah banyak, kebutuhan bahan makanan selama karantina 14 hari bisa ditakar dengan tepat. Salah satunya menggunakan kalkulator online buatan perusahaan startup Polandia, Omni Calculator.

Kamu bisa mengaksesnya di situs resmi kalkulator online ini. Caranya mudah, pilih menu "Quarantine Food Calculator - Coronvirus". Setelah itu, masukkan jumlah orang yang ada di rumah. Ada berapa banyak wanita, pria, anak perempuan, atau anak laki-laki di rumah. Omni Calculator pun langsung menghitung otomatis keperluan bahan makananmu.

Kalkulator online untuk hitung bahan makanan karantinaKalkulator online untuk hitung bahan makanan karantina Foto: Istimewa

Kategori makanannya cukup memadai seperti "Buah dan sayur", "Makanan segar yang masa simpannya pendek", "Makanan awet", dan "Makanan kalengan atau beku." Di tiap kategori itu juga berisi daftar bahan makanan yang biasa dikonsumsi.

Untuk 1 wanita dan 1 pria di rumah, misalnya, Omni Calculator memperkirakan kamu cukup menyimpan 0,4 kg kentang, 0,5 kg bawang, dan 3,6 kg apel. Tentu saja tak setiap bahan makanan perlu dibeli. Hal ini kembali pada selera setiap orang.

Sementara untuk makanan segar yang masa simpannya pendek, cukup beli 3 lusin telur, 250 gram mentega, 3 loaf roti tawar, 6 liter susu, dan 4 kemasan daging cincang seberat 500 gram.

Kalkulator online untuk hitung bahan makanan karantinaKalkulator online untuk hitung bahan makanan karantina Foto: Istimewa

Bagaimana dengan makanan yang awet? Pasta cukup beli 3 bungkus yang masing-masing beratnya 500 gram, 6 kantong beras ukuran 400 gram (sekitar 2,5 kg), dan 1 botol minyak ukuran 500 ml.

Terakhir ada makanan kalengan atau beku. Kamu bisa mengandalkan 5 kaleng tuna ukuran 150 gram, 7 kemasan sayur beku seberat masing-masing 500 gram, dan 8 tomat kalengan ukuran 400 gram.

Kalkulator online untuk hitung bahan makanan karantinaKalkulator online untuk hitung bahan makanan karantina Foto: Istimewa

Selain bahan makanan, Omni Calculator juga punya menu 'Toilet Paper Calculator'. Kamu bisa membeli tisu toilet dengan perkiraan yang tepat. Untuk 2 orang yang penggunaan tisunya rata-rata, selama 14 hari kamu butuh sekitar 8 tisu gulung.

Omni Calculator sendiri berawal dari tahun 2011. Pendirinya Mateusz Mucha yang membuat kalkulator web dengan fitur unik dimana bisa mengkalkulasi di arah manapun. Aplikasinya terus berkembang hingga sekarang.

Baca Juga: Canggih! Alat Ini Bisa Cepat Hitung Kalori dari Sepiring Makanan



Simak Video "Tips Memilih dan Menyimpan Bahan Makanan Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)