Pengawas 'Social Distancing' di Hawker Centre Singapura Digaji Rp 28 Juta

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 01 Apr 2020 11:30 WIB
Pengawas social distancing di hawker center Singapura Foto: Mothership
Jakarta -

Singapura serius hadapi pandemi COVID-19. Mereka mempekerjakan pengawas untuk memastikan social distancing diterapkan di hawker centre.

Dikutip dari Mothership (1/4), pengawas social distancing ini disebut 'safe distancing ambassadors'. Kehadirannya dikerahkan berbagai lembaga pemerintah Singapura untuk memastikan warga tidak terlalu dekat satu sama lain di area publik.

Tugas utama mereka adalah membimbing warga sekaligus memastikan implementasi dan kepatuhan warga terhadap langkah-langkah menjaga jarak yang aman. Meski begitu, pengawas social distancing tidak mengenakan denda pada warga.

Pengawas 'Social Distancing' di Hawker Centre Singapura Digaji Rp 28 Juta Foto: Mothership

Baca Juga: Panik Virus Corona, Warga Singapura Habiskan Stok Makanan di Supermarket

Profesi ini bukan main-main. Pemerintah Singapura melalui Badan Lingkungan Nasional (NEA) memberi gaji cukup untuk mereka. Per bulannya SGD 2.500 atau sekitar Rp 28,8 juta sebagai pekerja upahan.

Di situs-situs lowongan pekerjaan, profesi pengawas social distancing dideskripsikan untuk membantu NEA dalam "langkah-langkah menjaga jarak" di 111 pusat jajanan (hawker center) di seluruh Singapura.

Tanggung jawab pekerjaan ini mencakup tugas seperti membimbing pelanggan duduk di kursi yang tidak bertanda, menjaga jarak aman 1 meter satu sama lain saat mengantre, hingga mendorong mereka untuk membawa pulang makanan atau dikirim saja saat tempat duduk terbatas.

Tak ketinggalan tugas membuat pelanggan mau mengembalikan nampan mereka ke tempat yang sudah disediakan. Untuk jam kerjanya dibagi antara shift siang, shift malam, dan shift seharian.

Pengawas 'Social Distancing' di Hawker Centre Singapura Digaji Rp 28 Juta Foto: Istimewa

Shift siang mulai pukul 08.00 sampai 17.30, shift malam 12.00 sampai 21.30. Sedangkan shift seharian dari 08.00-02.00 dan berlanjut 18.00-21.30. Semua pelamar yang berhasil harus bekerja dalam shift seharian, dan sebagai tambahan mereka bisa pilih shift siang atau malam. Untuk jumlah hari kerjanya 5 hari per minggu. Liburnya bisa Senin, Rabu, atau Kamis.

Bagi yang tertarik, pengawas social distancing mencantumkan syarat seperti minimal diploma atau lebih, lancar bahasa Inggris, hangat dan ramah, punya kemampuan untuk membujuk orang lain mengubah pola pikir dan perilaku mereka, hingga mampu bekerja di lingkungan hawker center.

Pengawas 'Social Distancing' di Hawker Centre Singapura Digaji Rp 28 Juta Foto: iStock

NEA menambahkan meski pengawas social distancing tidak bisa mengenakan denda, tetap saja ada penalti jika warga Singapura tidak mematuhi aturan social distancing di hawker center.

Jika individu tidak duduk di kursi yang telah ditandai tidak ditempati, atau mengantre kurang dari 1 meter dari orang lain dalam antrian, mereka akan dinyatakan melanggar dan dapat didenda hingga S $ 10.000 atau dipenjara hingga enam bulan atau keduanya.

"Hukuman ini juga berlaku untuk pemilik tempat umum dan penyelenggara acara jika tindakan keselamatan publik tidak dipatuhi," pungkas NEA.

Baca Juga: Warga Singapura Bikin Okonomiyaki Mie Instan untuk Hadapi Panik Virus Corona



Simak Video "Masak Masak: Resep Iga Sapi Garang Asam"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)