Dianggap Menyeramkan, Badut Ronald McDonald's Tak Lagi Jadi Ikon

Devi Setya - detikFood Senin, 24 Feb 2020 07:30 WIB
ronald mcdonalds Foto: istimewa
Jakarta -

Pihak manajemen McDonald's memutuskan untuk tidak lagi menggunakan badut Ronald sebagai ikon restoran. Hal ini didasari karena badut ini dianggap terlalu menyeramkan.

Dahulu, setiap cabang restoran McDonald selalu dihiasi dengan ikon badut Ronald yang diletakkan di bagian depan restoran. Namun belakangan ini sang badut ikonik ini tak lagi jadi pajangan.

Ronald pernah menjadi ikon kebanggaan McDonald's, tak sendiri badut dengan rambut dan hidung merah ini juga hadir bersama teman-temannya yang juga jadi ikon restoran cepat saji ini. Sebut saja Hamburglar, Grimace dan lain sebagainya. Namun satu persatu, ikon ini hilang dari McDonald's.

Dianggap Menyeramkan, Badut Ronald McDonald's Tak Lagi Jadi IkonFoto: istimewa


Baca juga : Kisah Tragis di Balik Suksesnya McDonald's yang Mendunia


Dilansir dari CBR (21/2) kehadiran Ronald sebagai maskot pada awal tahun 1960-an memiliki peran besar dalam proses penjualan. Saking populernya Ronald, tahun 1970-an bahkan ada komik khusus yang memuat cerita ringan soal Ronald.

Dari komik ini satu-persatu karakter lain ikut bermunculan. Di tahun 1990-an, Ronald dan teman-temannya menjadi maskot ikonik dari McDonald's. Berbagai miniatur dan mainan karakter fiksi ini hadir dalam tema McDonaldland dan banyak di jual di restoran cepat saji ini.

Akhir perjalanan panjang Ronald dan teman-temannya ini berakhir pada 2003 dimana McDonald's kini lebih menyasar pasar orang dewasa dibanding anak-anak. Munculnya kampanye "I'm Lovin It" menjadi awal hilangnya sosok Ronald dan teman-temannya.

Tentu saja pihak managemen McDonald's mempertimbangkan matang-matang soal 'pensiun' Ronald sebagai maskot. Alasan utamanya adalah karena badut ini terlihat menyeramkan.

Badut memang jadi sosok yang disukai anak-anak tapi ketika marak pergelaran karnaval dan sirkus, badut justru jadi sosok yang diidentikan dengan sifat horror. Banyak penjahat yang bersembunyi dibalik topeng badut, sebut saja Joker atau Pennywise.

Dianggap Menyeramkan, Badut Ronald McDonald's Tak Lagi Jadi IkonFoto: istimewa


Baca juga : Terungkap! Ini Alasan Logo McDonald's Berwarna Kuning dan Merah


Dari sini orang beranggapan kalau anak-anak justru menjadi takut dengan sosok badut. Bukan hanya itu, hubungan McDonald's dengan anak-anak juga sempat terganggu dengan adanya rilis makanan cepat saji yang diklaim menjadi penyebab obesitas pada anak-anak Amerika.

Akhirnya pada 2016, McDonald secara resmi mempensiunkan Ronald sebagai maskot restoran cepat saji ini. Kini secara resmi Ronald dan karakter lainnya sama sekali tak pernah muncul lagi dalam brand McDonald.




Simak Video "Waktu Terbaik dan Pentingnya Sarapan"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)