Es Campur Segar

Manis Segar Es Campur yang Masih Eksis dan Disukai Milenial

Devi Setya - detikFood Rabu, 19 Feb 2020 16:20 WIB
Es Dawet Ireng, the Javanese cold dessert of black cendol (tapioca short-noodle jelly) made from toasted paddy straw. It is served with crushed ice, coconut milk, and palm sugar syrup in a thick wooden bowl that has been carved out of single wooden block. A wooden spoon is in the midst of stirring to mix the palm sugar syrup and and coconut milk. The dessert is arranged on a rustic wooden table. Foto: Istimewa
FOKUS BERITA Es Campur Segar
Jakarta -

Sulit sekali menolak segelas es campur yang punya rasa manis legit. Sensasi dingin segar yang ditawarkan es campur, membuat minuman ini tetap eksis dan tak lekang oleh waktu.

Sesuai dengan namanya, ciri khas es campur bisa dilihat langsung dari racikan isiannya. Banyak campuran bahan yang digunakan saat menyajikan es manis dengan berbagai isian ini.

Tidak ada yang tahu pasti, kapan es campur pertama kali disajikan di Indonesia. Tapi jika dilihat riwayatnya, es campur ini sudah dikenal sejak zaman dulu kala. Apalagi melihat isian es campur yang begitu banyak sehingga tiap daerah punya gaya racikan berbeda. Kemudian menjadi ciri khas es campur daerah.

Minuman yang terbilang mengenyangkan ini sukses mempertahankan eksistensinya, penikmat es campur sekarang berasal dari berbagai kalangan termasuk kaum millenial. Tentu saja semua mencari kelezatan rasa es campur yang manis legit.

Manis Segar Es Campur yang Masih Eksis dan Disukai MilenialFoto: Istimewa


Baca juga : Slurpp! Ini Resep Es Campur yang Legit dan Segar

Ada banyak versi es campur yang dijajakan pedagang tapi secara umum isiannya antara lain roti, kolang kaling, cendol, alpukat, nangka dan cincau hitam. Pelengkapnya ada sirup gula, sirup merah dan susu kental manis. Tak ketinggalan es serut yang menghadirkan sensasi dingin segar.

Beberapa penjual es campur juga kerap menambahkan biji delima, daging kelapa muda, ketan hitam dan tape singkong. Lain lagi dengan es campur Medan yang hadir dengan ciri khas kacang merah.

Di Bandung, masyarakat mengenal es campur dengan sebutan es oyen yang isiannya sama dengan es campur biasa namun diberi tambahan melon dan blewah serut. Es campur ala Betawi biasa mendapat tambahan tape singkong.

Di pasaran, masyarakat paling familiar dengan es campur Sinar Garut yang penjualnya banyak tersebar dan mudah ditemui di pinggir jalan. Padahal kabarnya, es campur Sinar Garut yang asli hanya racikan H. Ucu.

Tidak ada patokan paten soal es campur, jadi masyarakat biasa menyebut es campur untuk segala minuman yang diracik dengan banyak isian. Sebut saja es teler, es doger, es oyen, es podeng hingga es dawet yang juga dikenal dengan sebutan es campur.

Manis Segar Es Campur yang Masih Eksis dan Disukai MilenialFoto: Istimewa


Baca juga : Es Campur dan Es Teler Sinar Garut Racikan Haji Ucu yang Legendaris

Ada banyak hal unik dibalik manis segar es campur. Mulai dari sejarah es campur dan es teler, ciri khas es campur di berbagai daerah, keunikan isian es campur hingga tempat jajan es campur enak di berbagai kota besar. Oya, tak ketinggalan penjual es campur juga punya komunitas dan paguyuban yang sering mengadakan kegiatan menarik lho.

Mau tahu lebih banyak soal es campur dan ragam es tradisional lainnya? Simak ulasan khusus DetikFood pekan ini. Siap-siap dibuat ngiler oleh manis segar dan dinginnya es campur. Slurrrp!



Simak Video "Perpaduan Es Krim dan Tempe, Seenak Apa ya?"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)
FOKUS BERITA Es Campur Segar