Sluurp! Renyah Gurih Bakso Jamur Berendam Kaldu Panas

Erliana Riady - detikFood Kamis, 30 Jan 2020 15:00 WIB
bakso jamur jatim Foto: dok. detikFood / Erliana Riady
Jakarta -

Bakso jadi jajanan paling favorit. Tiap kali ada variasi baru. Yang satu ini dari Blitar, bakso dicampur jamur kuping. Kayak apa rasanya?

Kalau udara lagi dingin berangin, paling pas menyantap semangkok bakso. Apalagi bakso ada banyak varian dengan harga bervariasi. Ada beragam varian isi, seperti keju, cabai, daging cincang hingga sumsum sapi.

Sluurp! Renyah Gurih Bakso Jamur Berendam Kaldu PanasFoto: dok. detikFood / Erliana Riady

Yang satu ini agak berbeda, bakso jamur kuping. Varian bakso ini djajakan oleh warung bakso kaki lima 'Bakso Bang Juna', di Jalan Bromo Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Bakso jamur dijual dengan varian bakso lain seperti bakso mercon, bakso telur puyuh dan bakso jumbo.

Bentuk bakso jamur lebih menarik perhatian, karena tampak terselip cincangan hitam yang merupakan potongan jamur kuping yang dicampur salam adonan bakso. Bentuk bulat seperti bakso daging biasa.

Sluurp! Renyah Gurih Bakso Jamur Berendam Kaldu PanasFoto: dok. detikFood / Erliana Riady

Sang pedagang, Andre, mengaku terinspirasi membuat bakso jamur dari pengalaman makan di Surabaya. Kenikmatan bakso jamur, berbeda dengan bakso daging yang biasanya dijual dalam pilihan bakso urat dan bakso halus.

Baca Juga: 5 Bakso Gerobakan Mantul yang Murah dan Enak

"Karena saya sangat suka pas makan di Surabaya, lalu saya bikin sendiri. Awalnya agak susah menyatukan jamur kuping dengan adonan bakso. Tapi setelah beberapa ekperimen akhirnya berhasil juga," ungkap pria berusia 23 tahun ini.

Untuk membuat bakso jamur, jamur kuping segar direbus terlebih dahulu. Ketika sudah layu, dipotong-potong pakai gunting lalu dijemur sekitar 30 menit. Ketika sudah kering, baru dicampurkan dalam adonan daging dan dibentuk menjadi bola-bola bakso dan direbus hingga matang.

Sluurp! Renyah Gurih Bakso Jamur Berendam Kaldu PanasFoto: dok. detikFood / Erliana Riady

Komposisinya agar daging jamur bisa menyatu dengan adonan bakso, seperempat bagian jamur kuping cincang dicampur dengan satu mangkok adonan daging bakso.

"Bulatannya juga gak bisa sebesar bakso adonan daging. Mungkin lebih kecil lagi, supaya gak gampang ambyar," imbuhnya.

Andre mengaku, dalam sehari sebanyak 400 pentol bakso jamur kuping laku terjual. Satu pentol bakso jamur kuping dijualnya seharga Rp 2.000. Biasanya, satu porsi bakso jamur bisa berisi 5 pentol bakso. Disiram kaldu panas, ditaburi bawang merah goreng, irisan daun selada dan daun bawang.

Baca Juga: Bakso Malik: Murah dan Mantap! Bakso Gerobakan Legendaris dengan Limpahan Tetelan

Sluurp! Renyah Gurih Bakso Jamur Berendam Kaldu PanasFoto: dok. detikFood / Erliana Riady

Seorang pelanggannya, Antok tampak sangat menikmati bakso jamur kuping ini. Baginya, bakso jamur kuping lebih sehat karena perpaduan daging dan sayuran.

"Lebih sehat ya, karena ada daging campur sayuran. Terus kenyalnya terasa ada sensasi krenyes-krenyes karena tekstur jamur kuping itu kenyalnya kan beda dengan kenyalnya daging. Harus dicoba, tambah asyik kalau lagi musim hujan," pungkasnya.



Simak Video "Sensasi Rasa Dawet Hitam, Lebih Kenyal dan Gurih"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)