5 Fakta Kasus TKI Dibui di Singapura, yang Campur Makanan dan Darah Haid

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 14 Jan 2020 17:30 WIB
Halaman 2 dari 6
Foto: iStock Foto: iStock

TKI bernama Diana ini, diketahui mulai bekerja di Singapura sejak tahun 2017. Di sana Diana bekerja sebagai ART untuk salah satu keluarga di Punggol, yang beranggotakan 6 orang. Sama seperti ART pada umumnya, tugas Diana adalah membersihkan rumah, mencuci pakaian, belanja, hingga memasak.

Awalnya Diana bekerja tanpa masalah, namun Diana mengaku bahwa keluarganya di Indonesia tengah kekurangan uang. Karena kondisi ekonomi keluarganya di kampung halaman yang semakin parah, membuat Diana mulai melakukan aksinya.

Diana akhirnya mencuri uang tunai milik sang majikan yang disimpan di brankas, jumlah uang yang dicurinya mencapai ratusan juta. Kemudian agar keluarga majikannya tak curiga atau memarahinya, Diana mulai menyampurkan darah haid hingga ludah ke dalam makanan yang ia buat untuk majikannya.

(sob/odi)