Mengapa Sulit Tolak Godaan Makan Dessert? Ini Kata Ahli Gizi

Yenny Mustika Sari - detikFood Rabu, 08 Jan 2020 08:30 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Dessert atau makanan penutup seolah memiliki ruang tersendiri hingga membuat banyak orang sulit menolaknya. Ternyata ada alasan ilmiah di balik hal ini.

Meski perut sudah terasa penuh, namun saat ditawari dessert setelah makan sebagian orang pasti tidak akan menolaknya. Karena banyak orang sangat menginginkan makanan manis setelah menyantap makanan berat, apalagi jika makanan tersebut terasa gurih karena tinggi lemak dan garam.

Dilansir dari Daily Mail (06/01), kondisi tersebut memiliki sebutan ilmiah yaitu kenyang indrawi spesifik. Dimana saat Anda makan banyak makanan berat, Anda lama-lama akan bosan dan tidak menyukainya.

Jadi, rasa kenyang tiba-tiba muncul saat menyantap makanan berat tersebut. Namun rasa lapar juga akan muncul setelahnya dan membuat Anda menginginkan dessert atau makanan penutup setelahnha.

Makanan Vegan Menarik Selera Ini Berbentuk Burger, Pizza, hingga NuggetFoto: iStock

Dessert yang mayoritas adalah makanan manis ini akan membuat Anda tidak merasakan bosan lagi dengan makanan yang baru saja Anda santap. Jadi saat ditawari dessert oleh teman atau pelayan di sebuah restoran pasti membuat Anda sulit untuk menolaknya.

Barbara Rolls seorang Profesor Ilmu Gizi di Penn State University di Amerika Serikat mengatakan, "Penurunan kenikmatan yang Anda peroleh dari makanan adalah khusus untuk makanan yang telah Anda makan, atau makanan lain yang serupa."

Baca Juga: Asal-usul 10 Dessert Terkenal di Dunia, Mana yang Pernah Kamu Coba?

Hal tersebut berlaku ketika Anda menyantap makanan yang jenisnya sama dalam jumlah banyak. Saat Anda bosan, maka rasa berbeda dari dessert akan menarik Anda untuk menyantapnya lagi walaupun rasa kenyang sudah Anda rasakan.

Profesor Rolls juga menunjukkan kalau makanan yang Anda santap itu menjadi tidak menarik bukan hanya karena jumlahnya yang banyak, juga bentuknya terlihat tidak menarik, aromanya pun berubah menjadi tidak menarik lagi.

Makanan Vegan Menarik Selera Ini Berbentuk Burger, Pizza, hingga NuggetFoto: iStock

Teorinya adalah bahwa rasa kenyang indrawi berevolusi untuk menjaga kita tetap sehat. Membatasi selera makan kita untuk satu makanan dan mendorong kita untuk beralih ke makanan lain dan memberikan kemungkinan pada kita dalam mendapatkan semua nutrisi yang kita butuhkan.

Fenomena kehilangan minat pada satu makanan tetapi memiliki ruang untuk yang lain ini dirangkum dengan lengkap pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Profesor Rolls. Pada penelitian tersebut, Profesor Rolls memberi partisipan sepiring besar makaroni keju dan memintanya untuk makan sampai kenyang.

Kemudian partisipan tersebut diberi dessert yang lebih banyak daripada porsi makaroni kerju tersebut, dan partisipan tersebut lebih memilih nikmatnya dessert daripada makaroni keju. Awalnya 6,2 dari 10 orang memberikan penilaian yang baik untuk makaroni keju, namun setelah diberikan dessert jumlah itu menurun hingga 0,2 dari 10 untuk makaroni keju tersebut.

Baca Juga: Ini 10 Kue dan Dessert Legit untuk Suguhan Saat Kumpul Keluarga (2)

Makanan Vegan Menarik Selera Ini Berbentuk Burger, Pizza, hingga NuggetFoto: iStock

Hari berikutnya partisipan tersebut juga diuji dengan menyantap pasta dan setelah diberikan dessert berupa es krim. Dan hasilnya pun sama, partisipan tersebut lebih memilih dessert daripada makanan utama yang mereka santap.

Profesor Rolls mengatakan, fenomena ini kemungkinan akan mempersulit saat akan menolak berbagai macam makanan yang tersedia di dunia. Bukan tidak mungkin bisa membuat seseorang obesitas.

Simak Video "Dessert Vegan Keren Ini yang Buat ABG Lho!"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)