Susah Napas Setelah Makan Pedas, Wanita Ini Dilarikan ke Rumah Sakit

Sonia Basoni - detikFood Senin, 16 Sep 2019 16:00 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Menyantap makanan pedas memang enak dan bikin nagih. Tapi jika terlalu banyak, bisa berakibat buruk untuk kesehatan tubuh.

Sama seperti di Indonesia, makanan pedas juga tak kalah populer di Malaysia. Mulai dari nasi lemak yang ditambah sambal, hingga asam laksa yang ditambah irisan cabai semuanya punya cita rasa pedas. Tapi menurut pengakuan Ummi Nadia, wanita yang berasal dari Malaysia ini, membeberkan efek samping dari hobi makan pedasnya selama ini.

Baca Juga: Hobi Makan Pedas, 5 YouTuber Ini Sanggup Santap Ratusan Cabai!
Susah Napas Setelah Makan Pedas, Wanita Ini Dilarikan ke Rumah SakitFoto: Istimewa

Dilansir dari World of Buzz (16/09), Nadia menceritakan pengalamannya ini lewat akun Facebook miliknya. Ia mengaku sempat mengalami kesulitan bernapas, setelah menyantap makanan pedas.

"Saya tidak bisa bernafas, rasanya seperti orang mau mati. Tiga hari yang lalu saya muntah-muntah sebanyak 10 kali, dua hari sebelumnya tubuh saya gemetar. Saya pikir saya akan meninggal, dan saya bilang ke suami saya, rasanya seperti orang sekarat," tulis Nadia.

Efek sulit bernapas ini dia alami setiap pukul 2 hingga 4 dini hari. Serangan ini terasa seperti gangguan dari masalah lambung dan maag. Karena kondisi Nadia yang semakin parah, sang suami langsung melarikannya ke rumah sakit terdekat.
Susah Napas Setelah Makan Pedas, Wanita Ini Dilarikan ke Rumah SakitFoto: Istimewa

Sebelumnya Nadia sempat ke klinik kecil, dan dokter di sana tidak bisa membantunya. Ia kemudian mulai meminum obat untuk mengobati lambungnya tapi tidak ampuh.

Setelah melalui proses endoskopi dan ultrasonografi, dokter akhirnya mendiagnosis Nadia menderita hernia hiatus. Di mana kondisi bagian atas lambung masuk ke rongga dada. Biasanya hiatus hernia ini dialami oleh orang-orang yang berusia 50 tahun ke atas, karena otot-otot di dalam tubuh mulai mengendur dan tak kuat seperti dulu.

Menurut hasil analisa dokter, ternyata perut Nadia sudah melemah sehingga bisa memicu timbulnya Gastroesophageal reflux (GERD) atau penyakit asam lambung. Hal ini lah yang membuat Nadia mengalami rasa terbakar di dada, sulit menelan, hingga sulit bernapas.

Sang dokter mengatakan bahwa penyakitnya ini timbul dan cukup sering terjadi di Malaysia, karena Malaysia ini punya banyak makanan enak yang kurang sehat.
Susah Napas Setelah Makan Pedas, Wanita Ini Dilarikan ke Rumah SakitFoto: Istimewa
Diyakini bahwa kondisi kesehatannya terus menurun, karena Nadia sering menyantap makanan tak sehat dan terutama makanan pedas selama dua minggu penuh. Menurutnya, salah satu makanan yang dia santap ada asam pedas, ikan patin tempoyak, sambal belacan, hingga ayam kecap black pepper.

Nadia mengaku bahwa selama ini sebenarnya dia membatasi asupan makanannya. Hanya saja selama dua minggu sebelum ia jatuh sakit, ia terus mengonsumsi makanan pedas yang membuatnya tak bisa tidur di malam hari. Kini Nadia tengah menjalani proses pengobatan penyakitnya, ia mengingatkan untuk semua orang, terutama yang hobi makan pedas agar mulai membatasi dan memilih makanan yang lebih sehat.

"Orang-orang yang biasanya cenderung terkena penyakit ini adalah orang-orang yang suka makan pedas, makan berlebihan, makan tidak tepat waktu, hingga orang yang sehabis makan langsung tidur," pungkas Nadia.

Baca Juga: Ikut Tantangan Mie Pedas, Wanita Ini Masuk Rumah Sakit dan BAB Darah

Simak Video "Menjajal Kesegaran Air Mata Kucing dari Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)