Unik! Polisi Ini Tilang Pemotor Tanpa Helm Pakai Permen

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 31 Agu 2019 11:00 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Biasanya polisi menilang para pengendara jalan dengan surat tilang. Tapi berbeda dengan polisi satu ini, yang justru berikan permen kepada pengendara motor.

Beberapa bulan yang lalu pemerintah India baru saja mengesahkan peraturan tentang denda yang cukup, bagi para pengendara lalu lintas yang melanggar. Tapi rupanya hal itu tak membuat para pengendara ini berubah.

Baca Juga: Makan Ikan Hidup Jadi Tradisi Unik Pengobatan Masyarakat India
Unik! Polisi Ini Tilang Pemotor Tanpa Helm Pakai PermenFoto: Istimewa

Dilansir dari Storypick (27/08) salah satu polisi lalu lintas di Manipur, India, punya cara baru untuk menghukum para pengendara yang melanggar lalu lintas. Jika para pengendara motor tertangkap berkeliaran tanpa pelindung kepala atau helm, maka mereka akan diberhentikan untuk diberikan hukuman.

Hukumannya tidak aneh-aneh, melainkan hanya diberi toffee. Sejenis permen karamel berwarna cokelat yang manis legit. Permen ini digunakan pihak kepolisian untuk mendapatkan perhatian dari pengendara jalan, agar mereka memperhatikan peraturan keselamatan berkendara yang mereka jelaskan.
Unik! Polisi Ini Tilang Pemotor Tanpa Helm Pakai PermenFoto: Istimewa

"Kami biasanya melakukan razia pengendara motor, yang tidak menggunakan helm. Banyak dari mereka yang lupa membawa helm di rumah, atau mereka malas menggunakannya," tutur Amrita Shinha, selaku supervisi polisi lalu lintas di Manipur.

Menurutnya cara pemberian permen ini dinilai efektif dan lebih membawa perubahan, dibandingkan menilang mereka dengan denda.
Unik! Polisi Ini Tilang Pemotor Tanpa Helm Pakai PermenFoto: Istimewa

"Menjatuhkan denda kepada mereka tidak akan membawa perubahan. Tujuan kami adalah untuk membawa perubahan, sekaligus mengingatkan pentingnya berkendara dengan aman menggunakan helm," lanjutnya.

Aksi polisi memberi permen kepada pengendara motor ini tentu saja mendapatkan reaksi yang positif dari netizen. Mereka setuju bahwa memberikan permen, dan memberikan pengarahan kepada pengguna jalan jauh lebih efektif daripada memberikan surat tilang.

Baca Juga: India Punya 'Kafe Sampah', Sampah Plastik Ditukar dengan Makanan

Simak Video "Permen Unik Korea-Jepang yang Terkenal karena Skandal"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)