Pastry Eropa yang Populer

Begini Cara Benar Menikmati Croissant, Pastry Terpopuler di Dunia

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 21 Agu 2019 12:30 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Croissant tergolong pastry Eropa terpopuler termasuk di Indonesia. Bentuknya khas dengan tekstur yang renyah garing. Berikut serba-serbi croissant yang wajib diketahui.

Banyak orang mengira croissant asli dari Prancis. Faktanya pastry bertekstur flaky ini berasal dari negara Eropa lain. Lalu bagaimana dengan fakta lain seperti bentuk autentik, waktu terbaik makan croissant, hingga cara menikmatinya? detikFood merangkum serba-serbi croissant seperti berikut.

Baca Juga: Ini Ciri-ciri Croissant yang Bagus Menurut Dominique Ansel

1. Asal croissant

Begini Cara Benar Menikmati Croissant, Pastry Terpopuler di DuniaFoto: iStock

Croissant identik sebagai pastry Prancis padahal aslinya dari Austria. Peacock Plume (21/8) menyebut asal mula croissant adalah kue kipferl yang sudah ada sejak abad ke 13 di sana. Kemudian sejarah berlanjut ketika masyarakat Wina berhasil menyingkirkan pasukan Turki pada abad ke 17. Mereka membuang kipferl yang bentuknya sengaja dibuat bulan sabit, lambang bendera Turki.

Kepopuleran croissant di Prancis dimulai tahun 1770. Saat itu kipferl dibuat untuk menyambut penawaran pernikahan Marie-Antoinette yang berasal dari Austria dengan calon Louis XVI asal Prancis. Kangen dengan negara asalnya, Marie-Antoinette dikabarkan sempat sedih ketika tiba di Prancis. Karenanya baker kerajaan putuskan membuat kipferl yang entah bagaimana dinamai "croissant" oleh sang pembuat.

Croissant lalu mulai dijual di bakery Prancis sekitar tahun 1839. Adalah baker Austria bernama August Zang yang membuka bakery Vienna pertama di Paris. Lokasinya di 92 rue de Richelieu.

2. Bentuk croissant

Begini Cara Benar Menikmati Croissant, Pastry Terpopuler di DuniaFoto: iStock

The Guardian (21/8) menyebut bentuk croissant sebenarnya tak hanya bulan sabit. Ada croissant yang bentuknya lurus, termasuk di Prancis yang sangat populer dengan pastry renyah ini. Konon secara tradisional, croissant lurus menandakan kualitas premium karena croissant dibuat memakai butter. Sementara croissant yang bentuknya melengkung lebih murah karena memakai margarin.

Meski begitu, tak ada pakem atau bukti sejarah yang menandakan bentuk croissant harus seperti apa. Bahkan pakar makanan Prancis, Jean-Christophe Novelli saja tidak bisa menyetujui bentuk croissant mana yang benar atau autentik.

3. Waktu menikmati croissant

Begini Cara Benar Menikmati Croissant, Pastry Terpopuler di DuniaFoto: iStock

Croissant umum dinikmati saat sarapan, namun hanya disarankan sesekali. Sebab orang Prancis saja tidak makan croissant tiap hari mengingat pastry ini dibuat dengan banyak mentega yang bisa meugukan kesehatan.

Bagi penikmat croissant, mereka biasanya memilih croissant yang semuanya dibuat dari butter dan baru saja dipanggang pagi hari. Croissant ini dianggap memiliki tekstur dan rasa yang paling enak.

Meski begitu, croissant buatan supermarket tidaklah terlalu buruk. Buktinya croissant-croissant itu tetap diminati. Biasanya pengunjung membeli lalu memanaskan kembali agar teksturnya renyah dan dalamnya tetap lembut.

Croissant dianggap paling cocok disajikan bersama kopi hangat. Bisa juga diolesi sedikit butter agar rasanya lebih enak. Paduan ini menciptakan rasa gurih creamy yang pas dijodohkan dengan kopi. Rasa pahit kopi sekaligus mengimbangi sedikit rasa manis intens dari croissant.

4. Cara menghangatkan croissant

Begini Cara Benar Menikmati Croissant, Pastry Terpopuler di DuniaFoto: iStock

Untuk menghangatkan croissant, The Bestest Ever (1/2) menyarankan penggunaan oven atau oven toaster. Caranya mudah, pertama panaskan oven hingga suhu sekitar 176 celsius.

Selanjutnya taruh croissant di atas loyang beralas kertas roti dalam oven. Panaskan sekitar 5-10 menit. Pastikan tidak memanaskannya terlalu lama. Jika semua langkah dilakukan dengan benar, Anda akan mendapati croissant yang renyah di luar namun lembut di dalam.

Cara lain adalah dengan menggunakan microwave meski hasilnya tidak akan maksimal. Kalau mau coba, Anda bisa menaruh croissant 10-15 detik saja dalam microwave. Selanjutnya taruh di oven untuk menyempurnakan teksturnya.

5. Cara menikmati croissant

Begini Cara Benar Menikmati Croissant, Pastry Terpopuler di DuniaFoto: iStock

Melahap croissant yang teksturnya berlapis ada tekniknya. Ini agar croissant tidak berantakan saat digigit. Hal utama adalah sebaiknya makan croissant dengan tangan.

Live Strong (21/8) mengungkap empat cara benar makan croissant. Tentunya bisa Anda coba, terutama bagi penggemar berat croissant.

Langkah 1
Bungkus salah satu ujung croissant dengan serbet. Cara ini juga akan mencegah mentega menempel dan berantakan di jari Anda.

Langkah 2
Makan bagian ujung croissant untuk mendapatkan sepotong bagian kecil. Setelah itu makan juga ujung yang satunya. Lanjutkan dengan menyantap perlahan bagian tengahnya, boleh dengan cara disobek. Cara ini mengurangi risiko croissant jadi berantakan.

Langkah 3
Celupkan croissant pada saus cocolan atau minuman Anda. Biasanya croissant disantap sebagai kudapan pendamping minuman cokelat atau kopi. Tapi Anda juga bisa menyantapnya dengan tambahan selai.

Langkah 4
Lanjutkan makan croissant sampai bagian yang tertutup serbet. Ambil potongan terakhir croissant lalu santap.

Baca Juga: Pencinta Croissant Harus Tahu 5 Fakta Unik Pastry Renyah Ini


Simak Video "Buka Gerai Flagship, 'Goola x Mangkok Ku' Siap Ekspansi ke Australia"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)