Olahan Daging Idul Adha

Tak Makan Sebelum Sholat Ied dan Anjuran Makan Daging Kurban Saat Idul Adha

Devi Setya - detikFood Minggu, 11 Agu 2019 06:00 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Sunnah makan Idul Adha berbeda dengan saat Idul Fitri. Ada anjuran untuk tak makan sebelum sholat Ied dan kewajiban makan daging kurban.

Ketika Idul Fitri, muslim dianjurkan menyantap makanan dahulu sebelum menunaikan ibadah sholat Ied. Rasulullah SAW menyarankan makan beberapa butir kurma di pagi hari.

Namun ketika Idul Adha, umat muslim disarankan untuk tidak menyantap makanan sebelum berangkat sholat Ied. Hal ini disebabkan karena sedekah Idul Adha dilakukan setelah sholat Ied yakni sedekah lewat ibadah kurban.
Tak Makan Sebelum Sholat Ied dan Anjuran Makan Daging Kurban Saat Idul Adha Foto: Jhoni Hutapea

Baca juga : Ternyata Ini Alasan Rasul Menganjurkan Makan Sebelum Salat Idul Fitri

Tujuannya yakni agar umat muslim bisa berkumpul sambil menyantap daging kurban bersama-sama. Dengan ini, masyarakat yang kurang beruntung juga berkesempatan menikmati makanan enak dari daging hewan kurban.

Dari Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berangkat sholat ied pada hari Idul Fitri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat ied baru beliau menyantap hasil kurbannya."
Tak Makan Sebelum Sholat Ied dan Anjuran Makan Daging Kurban Saat Idul Adha Foto: iStock

Dengan tidak menyantap makanan sebelum sholat Ied, orang-orang akan bersemangat untuk segera menyembelih hewan kurbannya. Jika hewankurban sudah disembelih dan dagingnya dibagikan ke masyarakat maka secara bersamaan semua bisa merasakan makan hidangan enak.

Bagi muslim yang berkurban, mereka juga diwajibkan menyantap daging dari hewan kurbannya. Hal ini tercatat dalam Al-Qur'an Surat Al-Haj ayat 28, "Makanlah darinya dan berikan kepada orang yang sangat membutuhkan."

Al-Qurthubi mengatakan kalimat "Makanlah darinya" adalah perintah yang maknanya adalah anjuran. Kendati demikian, muslim yang kurban tetap diperbolehkan jika ingin bersedekah dengan seluruh daging kurbannya.

Baca juga : Jangan Banyak-banyak! Ini Jumlah Maksimal Konsumsi Daging Kambing

Simak Video "'Lamang Tukek', Makanan Khas Idul Adha dari Sawahtulo"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)