Donat Kampung hingga Artisan

Dari Bisnis Donat Beku, Wanita Ini Kantongi Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Dewi Anggraini - detikFood Selasa, 16 Jul 2019 17:30 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Tak hanya dijual secara offline di gerai donat biasa, donat kini dijual secara online. Disulap menjadi donat beku, Ini keuntungan bisnis donat beku.

Selain olahan ayam dan ikan seperti nuget dan otak-otak, donat kini jadi salah satu pilihan frozen food alias makanan beku.

Dari Bisnis Donat Beku, Wanita Ini Kantongi Omzet Ratusan Juta Per BulanFoto: Instagram

Adalah Donita, salah satu merek donat beku populer asal Medan yang sempat merajai pasarnya beberapa tahun terakhir. Usaha donat kentang beku milik Renny Wulandari dan suami, Ferri Azwar itu hadir sejak tahun 2014.

Renny memilih berjualan donat beku lantaran merasa kurangnya pilihan camilan yang bisa dikonsumsi oleh semua kalangan. Kepada detikFood, Renny menuturkan jika menurutnya donat adalah camilan yang disukai anak-anak hingga orang dewasa.

Baca juga:Resep Kue: Donat Kentang

Dari Bisnis Donat Beku, Wanita Ini Kantongi Omzet Ratusan Juta Per BulanFoto: Donita

Nama Donita sendiri diambilnya dari kalimat, 'donat aneka cita rasa'. Selain itu kata 'Donita' dalam bahasa Latin berarti 'hadiah'.

"Donita itu pas kita cari artinya 'hadiah' atau 'oleh-oleh'. Pas banget karena biasanya donat Donita dijadikan sebagai buah tangan atau sengaja dibeli untuk diberikan ke orang lain," jelas pemilik donat Donita, Renny Wulandari pada detikFood (16/7/2019).

Di tahun 2016, minat pembeli donat kentang aneka isian buatan Renny makin meningkat. Banyak orang yang memilih menjadi reseller Donita.

Dari Bisnis Donat Beku, Wanita Ini Kantongi Omzet Ratusan Juta Per BulanFoto: Donita

Tak hanya di wilayah Medan dan sekitarnya, penjual dan penikmatnya juga tersebar di kota-kota besar lain seperti Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Aceh hingga Samarinda.

Kesulitan awal yang dirasakan Renny saat memutuskan untuk membuat donat beku ialah proses pengemasan. "Karena donat ini terbuat dari kentang, jadi mudah berubah bentuk kalau dikirim ke tempat yang cukup jauh. Mungkin karena tak sengaja tertekan di dalam perjalanan," ungkap wanita berusia 35 tahun itu.

Setelah melakukan percobaan selama kurang lebih satu tahun, barulah ditemukan formula yang pas untuk mengemas donat kentang buatannya. Karenanya di tahun 2016, Donita sudah terkemas dengan kamasan makanan beku yang layak pakai.

Donat kentang beku buatan Renny sangat mudah diracik. Anda cukup menggoreng atau memanggangnya sebentar dengan teflon. Setelahnya donat pun sudah bisa dinikmati.

Dari Bisnis Donat Beku, Wanita Ini Kantongi Omzet Ratusan Juta Per BulanFoto: Donita

Jika diletakkan di bagian freezer lemari es, Donita bisa tahan hingga 3 bulan. Sedangkan jika diletakkan di area bawa kulkas, donat tersebut hanya bisa bertahan selama satu minggu.

Soal rasa, Donita punya 10 varian rasa. Mulai dari donat original, keju, cappuccino, cokelat, tiramisu, kacang hijau hingga abon sapi. Tiap kemasan dibanderol sebesar Rp 27.000 dan berisi 8 buah donat.

Bicara soal keuntungan, bisnis donat kentang beku ini ternyata sangat menjanjikan. Renny sempat menuturkan jika omzetnya pernah mencapai Rp 300 juta per bulan. "Tahun 2016 (bisa menjual) seribu donat per hari. Penghasilannya bisa sampai Rp 300 juta per bulan," papar wanita yang pernah mengenyam pendidikan di pasca sarjana Kesehatan Masyarakat UGM itu.

Dari Bisnis Donat Beku, Wanita Ini Kantongi Omzet Ratusan Juta Per BulanFoto: Donita

"Tapi sekarang daya beli masyarakat juga sudah turun. Sekarang tiap bulannya penghasilan jual Donita capai seratusan juta," pungkasnya.

Meski begitu, Renny mengklaim jika Donita merupakan donat kentang beku yang halal, higienis, dan tanpa bahan pengawet.

Baca juga: Asli Belanda, Donat Klasik hingga Donat Kentang Justru Populer di Amerika Serikat

Simak Video "Redakan Gerah dengan Segarnya Rujak Es Krim Pakualaman"
[Gambas:Video 20detik]
(dwa/odi)