Murah Banget! Nasi Lemak di Penang ini Hanya Seharga Rp. 1.500

Riska Fitria - detikFood Senin, 15 Jul 2019 14:20 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Tak seperti warung makan umumnya, Warung nasi di Penang ini ramai dipadati pengunjung yang ingin membeli nasi lemak Rp. 1.500 per porsi.

Malaysia dikenal dengan sajian nasi lemaknya yang ikonik. Berupa nasi gurih yang dimasak dengan santan, ikan bilih, telur rebus dan sambal sebagai lauknya. Nasi ini biasa dinikmati menu sarapan orang Malaysia setiap hari. Rata-rata harga nasi lemak berkisar mulai dari Rp. 20.000 atau bahkan lebih.

Namun berbeda dengan penjual nasi lemak yang berada di Penang, Malaysia ini. Penjual yang dikenal bernama Wong Kum Soon menjual nasi lemak hanya seharga Rp. 1.500 untuk satu bungkus.
Murah Banget! Nasi Lemak di Penang ini Hanya Seharga Rp. 1.500Foto: Istimewa

Spontan warung miliknya diserbu oleh pelanggan setiap harinya. Bahkan dalam waktu 30 menit, sajian nasi lemak yang dijajakan ludes terjual. Bagaimana tidak? Rata-rata satu orang bisa memborong hingga 10 bungkus sekaligus.

Baca Juga : Ini Dia Kedai Nasi Lemak Termurah di Malaysia, Seporsi Cuma Rp 2.400!

Dilansir dari Asian One (12/7) penjual berusia 48 tahun ini menerapkan konsep loss leader. Loss leader dikenal sebagai strategi marketing dimana penjual menetapkan harga suatu produk yang ditawarkan di bawah harga pasar untuk menarik pelanggan.
Murah Banget! Nasi Lemak di Penang ini Hanya Seharga Rp. 1.500Foto: Istimewa

Meskipun begitu warung nasi lemak yang buka mulai dari jam 7 pagi ini masih mendapat untung. Yaitu sebesar Rp. 341 per bungkusnya. Setiap hari Wong selalu membawa nasi lemak sebanyak 500 porsi yang masing-masing berisikan nasi dengan lauk pauk telur, ikan asin, udang atau ikan teri.

Warung milik Wong ini bertempat di Taman Tanjung Aman dekat Jalan Raya Uda. Kebanyakan pelanggannya adalah pekerja dan para pelajar yang tengah mencari menu sarapan.

Baca Juga : Inilah Nasi Lemak Paling Gurih dan Wangi di Jakarta!

Simak Video "Wah! Ada KitKat Rasa Nasi Lemak dan Durian di Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)