Keren! Kantin Tua Ini Disulap Jadi Kebun Jamur dengan Laba Rp 51 Juta

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 05 Jul 2019 12:30 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Keberadaan kantin tua di sekolah ini sekarang diganti kebun jamur yang produktif. Dari penjualan jamur, pihak sekolah bahkan bisa dapat penghasilan hingga Rp 51 juta!

Bukan rahasia lagi kalau bisnis pertanian begitu menguntungkan. Hasilnya bisa dijual untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Kini sebuah sekolah di Kelantan, Malaysia pun merasakan keuntungan dari bisnis pertanian jamur.

Dikutip dari World of Buzz (5/7), Sekolah Kebangsaan (SK) Bakong di Bachok menghasilkan banyak uang setelah melakukan proyek pertanian jamur sejak Mei 2018. Proyek ini dijalankan para orang tua murid bekerja sama dengan pihak sekolah.

Keren! Kantin Tua Ini Disulap Jadi Kebun Jamur dengan Laba Rp 51 JutaFoto: Istimewa

Keuntungan yang didapat sekolah mencapai 15.000 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 51 juta. Jenis jamur yang mereka tanam adalah jamur tiram abu-abu dan jamur grigit atau splitgill mushroom. Ketua Asosiasi Orang tua Guru (PTA) sekolah tersebut, Azman Ag Noh mengatakan sekolah bahkan mendapat keuntungan tambahan.

Baca Juga: Empuk Juicy Seperti Daging, Ini 10 Jamur Paling Enak di Dunia

"Kami juga menghasilkan keuntungan lebih sekitar 1.800 ringgit Malaysia (Rp 6,1 juta) dari penanaman jamur grigit selama periode 2 bulan (April sampai Mei) tahun ini. Sekarang, kami memiliki 10.000 kantong jamur tiram abu-abu dan 500 kantong jamur grigit," ucap Azman.

Keren! Kantin Tua Ini Disulap Jadi Kebun Jamur dengan Laba Rp 51 JutaFoto: Istimewa

Ia menambahkan telah merenovasi bangunan kantin tua hingga bisa menjadi tempat budidaya jamur. Proyek ini dimulai dengan 5.000 kantong jamur tiram abu-abu dari Thailand dan Indonesia.

"Proyek ini dibahas mantan kepala sekolah, Fadhil Hassan, yang membantu menemukan cara untuk menghasilkan pendapatan tambahan bagi sekolah karena terletak di daerah pedesaan," lanjutnya.

Berkat keberhasilan pertanian jamur sekolah ini, sekolah lain di wilayah sama telah mengikuti langkah SK Bakong dalam membudidayakan jamur. Kini pasokan 5.000 kantong jamur tiram abu-abu dan 500 kantong jamur grigit SK Bakong berada di bawah pengawasan kepala sekolah baru Amran Zakaria.

Keren! Kantin Tua Ini Disulap Jadi Kebun Jamur dengan Laba Rp 51 JutaFoto: Istimewa

Baca Juga: Ini Cara Benar Memasak Jamur Menurut Peneliti

Azman mengatakan, "Rata-rata kami menjual sekitar 15 kilogram jamur tiram abu-abu setiap hari seharga 10 ringgit Malaysia (Rp 34.200) per kilogram ke pedagang grosir di Pasar Jelawat, sedangkan untuk jamur grigit harganyay sekitar 40 ringgit Malaysia (Rp 136.800) per kilogram."

"Proyek ini juga mendapat bantuan kerjasama dari orang tua untuk memastikan bahwa jamur dalam kondisi baik dengan melakukan pemantauan terus-menerus, terutama suhu dan kelembaban di tempat penampungan dua kali sehari," pungkasnya.



Simak Video "Buka Gerai Flagship, 'Goola x Mangkok Ku' Siap Ekspansi ke Australia"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)